Jember, petisi.co – Dalam upaya memperkuat perlindungan terhadap anak-anak dan perempuan di Jember, telah dilaksanakan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Lembaga Perlindungan Anak, 6 November 2024. Acara ini melibatkan 80 peserta dari berbagai lembaga yang memiliki komitmen melindungi anak dan perempuan dari ancaman kekerasan.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, Poerwahyudi, membuka acara dengan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan Kepolisian. Ia menyebut kolaborasi ini krusial untuk menjadikan Jember sebagai wilayah ramah anak dan bebas kekerasan.
Mayor Inf Herawady Karnawan dari Kodim 0824/Jember menyatakan kesiapannya dalam memantau dan mendampingi upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Sosialisasi dan pembinaan masyarakat adalah langkah penting. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kasus kekerasan agar mendapat penanganan segera,” tegas Mayor Herawady.
Dandim 0824/Jember, Letkol Arm Indra Andriansyah, mengapresiasi kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM lembaga perlindungan sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta.
“Penguatan lembaga perlindungan harus dimulai dari peningkatan kapasitas SDM. Ini adalah upaya strategis untuk menjamin keamanan anak-anak dan perempuan,” ujar Letkol Indra.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, seperti Iptu Kukun dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember, serta Riza Wahyuni, Psikolog dan Konsultan Perlindungan PPA dari Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ini menunjukkan langkah konkret dalam membangun ekosistem yang mendukung perlindungan anak dan perempuan, sejalan dengan komitmen Jember untuk menjadi wilayah yang aman dan layak anak. (cah)







