Korban Terbakar di Hutan Ponorogo Meninggal Dalam Perawatan

oleh

PONOROGO, PETISI.CO – Nyawa Wagimin (76) warga RT 02/ RW 01, Dukuh Puhgading, Desa Ngendut, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo Kkorban terbakar saat mencari rumput di petak 45 Gunung Pegat pada Kamis (16/8/2018) tidak tertolong.

Korban yang saat itu tidak bisa menyelamatkan diri karena api sudah mengepung diarea petak 45 dimana korban mencari pakan ternak. Saat ditemukan pada Kamis kemarin korban mengalami luka bakat dibagian kaki dan tangan. Sehingga harus dilarikan ke RSUD Dr Hardjono.

Seperti yanh disampaikan Kapolsek Balong, AKP Sukamto bahwa pada Jumat (17/8/2018) sekira pukul 23.30 Wib, korbam telah meninggal setelah dirawat di rumah sakit umum Ponorogo selama 2 hari.

“Wagimin ditemukan cucunya tergeletak dipetak 45 dengan kondisi luka bakar di tangan dan kaki sebelah kiri dan dirujuk ke RDUD Dr Hardjono pada Kamis kemarin. Namun pada Jumat (17/8/2018) sekira pukul 22.30 wib meninggal dunia saat dirawat, tiba – tiba kondisi korban drop,” terang Sukamto.

Masih menurut Sukamto jenazah korban dibawa ke rumah duka pada Sabtu (18/8/2018).

“Pada hari sabtu (18/8/ 2018) pukul 00.30 Wib korban diantar ambulan RSUD Harjono ke rumah duka dan setelah sampai rumah duka langsung disiapkan prosesi pemakaman sehingga pada pukul 03.00 wib telah dilaksanakan prosesi, pemakaman dan berjalan lancar.

Pada Sabtu (18/8/2018) sekira jam 07,30 Wib, dan Bhabinkamtibmas desa Ngendut Bripka Sugianto melayat ke rumah duka sambil memberikan penyuluhan kepada warga sekitarnya tentang bahayanya warga pinggiran agar tidak membuka lahan dengan membakar sampah di dekat hutan apalagi musim kemarau dan angin kencang,” pungkasnya. (mal)