Mas Ipin: Figur Calon Walikota Surabaya Harus Mampu Lanjutkan Program Risma

oleh
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur Mochammad Nur Arifin

SURABAYA, PETISI.CO – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur Mochammad Nur Arifin berharap figur yang menjadi Wali Kota Surabaya periode 2020-2025 harus mampu meneruskan program dan peran Tri Rismaharini.

“Surabaya sudah banyak pembenahan dan transformasi. Semoga suksesor beliau mampu melanjutkan, bahkan lebih baik lagi,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Kamis (13/9/2018).

Meski masih dua tahun lagi, namun nama tokoh-tokoh untuk menjadi orang nomor satu di Pemkot Surabaya sudah mulai bermunculan.

Mereka antara lain Fandi Utomo, Ery Cahyadi, Armudji, Whisnu Sakti Buana maupun beberapa nama lainnya.

KNPI, menurutnya, tidak menitikberatkan siapa figur pengganti yang pantas, tapi lebih kepada persoalan peran yang akan dijalankan.

Sebab, banyak sekali pihak yang dapat dimanfaatkan membantu kemajuan Surabaya sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta.

Keberadaan perguruan tinggi, komunitas maupun pengusaha di “Kota Pahlawan” harus diikutsertakan untuk membantu pembangunan sehingga selama lima tahun bisa semakin menyejahterakan masyarakat.

“Pemkot bisa menggandeng pengusaha, lembaga perguruan tinggi hingga komunitas untuk berkontribusi menyumbangkan pemikirannya. Ini sangat penting karena semua ada di Surabaya,” ucap Mas Ipin, sapaan akrabnya.

Kendati demikian, Mas Ipin juga mengusulkan agar akses transportasi publik didorong lebih masif sehingga diperlukan figur yang revolusioner dan mengerti penguatan akses lingkar Surabaya, termasuk mengintregasikan kawasan pinggiran.

“Saya tumbuh dan besar di Surabaya, tinggal di gang sempit di kawasan Jalan Bendul Merisi. Kalau melihat Surabaya sekarang bagus, ruang terbuka ada, pedisterian juga tersedia meski belum merata. Ke depan, kota ini harus lebih berkembang dan memiliki daya pikat dari berbagai sektor,” ujarnya.

Ketika disinggung kesediaan maju pada Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020, Wakil Bupati Trenggalek ini mengaku masih ingin fokus membenahi wilayahnya dan menyelesaikannya hingga akhir masa jabatan.

“Saya fokus di Trenggalek dulu lah,” cetusnya.

Di Trenggalek, Mas Ipin merupakan pendamping Emil Dardak yang pada Februari 2019 akan dilantik sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur sehingga sampai akhir jabatannya pada 2020 otomatis sebagai bupati.(bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.