Reuni Akbar SDN Gading 1 Surabaya, Satukan 217 Alumni 1974-2004

oleh
oleh
Ikagasabaya memberikan cinderamata pada guru guru pengajarnya

Surabaya, petisi.co – Ikatan Alumni SDN Gading 1 Surabaya (Ikagasabaya) sukses menggelar Reuni Akbar lintas angkatan tahun 1974 hingga 2004. Acara yang berlangsung penuh keakraban ini digelar di Pala Ballroom, Suites Hotel Surabaya, Minggu (12/4/2026).

Sebanyak 212 alumni dan 5 orang guru hadir memeriahkan kegiatan tersebut. Momen ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan halal bihalal seusai perayaan Idul Fitri.

Ketua Panitia Reuni Akbar, Hero Wibowo (angkatan 1981) mengungkapkan bahwa gagasan acara ini bermula dari ajakan rekan-rekan angkatan 1982 untuk menyatukan seluruh alumni.

“Event ini kita gagas awalnya dari angkatan 82, menghubungi saya untuk mengadakan suatu kegiatan dengan tujuan bisa menggalang semua alumni bisa bersatu,” ujar Hero.

Ia pun mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang telah bekerja selama kurang lebih 4 bulan. “Dengan kerja keras tim selama 4 bulan, event ini bisa terlaksana, berkat kerjasama tim yang luar biasa solid,” tambahnya.

Kemeriahan Reuni Akbar SDN Gading satu Angkatan 1974- 2004.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan alumni senior, Sentot Imam Wahjono (angkatan 1975), menyoroti sejarah nama sekolah. Dulu, sekolah ini dikenal dengan nama SDN Rangkah I sebelum akhirnya berubah menjadi SDN Gading I.

“Bagi kami yang angkatan tuwek ini kenalnya Rangkah satu, sekarang namanya menjadi Gading satu. Kalau bisa dimasukkan nama Rangkah, karena Rangkah itu cikal bakalnya Gading Satu,” harapnya.

Sentot juga mengaku bangga melihat antusiasme alumni yang datang dari berbagai daerah.

“Ini termasuk reuni yang sukses, hebat, karena ada yang datang dari Bekasi, Nganjuk, juga dari Blitar,” ungkapnya.

Ia pun mendukung penuh agar kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dengan skala yang lebih besar.

Salah satu guru senior, Sudarti (82), juga membagikan kenangannya saat mengabdi di sekolah tersebut. Ia menceritakan perubahan nama sekolah yang disesuaikan dengan lokasi di Kelurahan Gading.

“Dulu namanya Rangkah Satu, namun karena lokasinya berada di Kelurahan Gading, maka namanya di rubah menjadi Gading Satu,” kisah Ibu Sudarti yang pernah mengajar kesenian, kelas rendah, hingga kelas 6 ini.

Di usianya yang sudah lanjut, Sudarti berharap ikatan alumni ini terus terjaga. “Berharap kegiatan ini dipertahankan, karena dengan silaturahmi ini akan menjadikan umur panjang, dan badan menjadi sehat,” tuturnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kepada para guru yang hadir, pembagian doorprize, serta sesi ramah tamah yang dipenuhi tawa dan kenangan manis.(joe)

No More Posts Available.

No more pages to load.