Massa SPJSM Datangi Kantor Perhutani Serukan Lawan Mafia Tanah dan Hutan

oleh -1161 Dilihat
oleh
Massa SPJSM di Kantor Perhutani
-->

BLITAR, PETISI.CO – Ratusan masa Serikat Petani Jawa Selatan Menggugat (SPJSM) mendatangi kantor Perhutani Blitar untuk melakukan aksi demo dan orasi.

Melalui juru orasinya M. Triyanto yang juga koordinator aksi menyerukan akan melawan mafia tanah dan mafia hutan yang selama ini bercokol khususnya di Blitar Jawa Timur.

“Jawa Timur merupakan salah satu dari empat provinsi yang kawasan hutan lindung dan hutan produksinya diambil alih oleh mafia tanah dan mafia hutan. Di Jawa Timur ada seluas 502.302 hektar meliputi hutan produksi seluas 286.744 hektar dan hutan lindung seluas 215.288 hektar,” seru Triyanto.

Lebih lanjut Triyanto dalam orasinya mengatakan, bahwa kami merupakan salah satu elemen masyarakat yang tergabung dalam SPJSM menuntut, Laksanakan program Perhutani sosial dan reformasi agraria tanpa KKN, tangkap dan pecat oknum perum Perhutani di kabupaten Blitar yang terbukti menghambat dan menggagalkan kebijakan KHDPK program Perhutani sosial dan reformasi agraria.

Kemudian, tangkap dan seret serta adili para oknum perum Perhutani yang terbukti mengintimidasi petani, tangkap seret dan adili para mafia tanah dan mafia hutan, laksanakan revisi PIAPS ke-8 peta indikasi area Perhutani sosial yang ke-8 dan bongkar konspirasi tambak udang diduga ilegal di kawasan hutan lindung KPH perum Perhutani kita serta wujudkan tata kelola hutan secara bersih demokratis dan berwatak kerakyatan.

Sementara Muchlisin kepala KPH Blitar di ruang kerjanya kepada wartawan Petisi.co mengatakan, walaupun ibaratnya langit akan runtuh dan bumi pun tergoncang maka hukum itu  tetap di tegakkan.

Lebih lanjut Muchlisin menjelaskan, mengenai terkait dengan program bagaimana tanaman tebu non prosedural tersebut yang tidak ada tanaman kehutanan maka tetap harus ada masuk tanaman kehutanan dan juga harus membayar pajak ke negara.

“Saya punya keyakinan justru dengan adanya ini masyarakat Jadi tau yang sebenarnya,” jelas Muchlisin.

Muchlisin menambahkan, kami masih belum tahu persis karena secara langsung maupun tidak secara langsung tidak ada lembaga yang bergerak, tapi sekarang ini yang bergerak yaitu Serikat Petani Jawa selatan menggugat.

“Ada siapa dan lain sebagainya kita nggak tahu. Sehingga saya kepingin menyampaikan ke publik salah satu pokok kehutanan sosial yang ada di Blitar itu satu jalan satu visi bagaimana mendukung upaya untuk melakukan yang namanya lestari hutan dan masyarakat sejahtera,” kata Muchlisin. (min)

No More Posts Available.

No more pages to load.