BANGKALAN, PETISI.CO – Kabupaten Bangkalan terus berupaya untuk menekan angka laju penyebaran covid-19 dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Tidak terkecuali Mapolres Bangkalan dan pusat perbelanjaan telah menerapkan aplikasi tersebut.
Seperti yang terlihat pada Jum’at (08/10/2021) di Mapolres Bangkalan. Seluruh personil Polres Bangkalan harus ‘login’ ke aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk Mako, begitupula dengan masyarakat yang membutuhkan pelayanan dari Mapolres Bangkalan.
Tak hanya untuk personil, masyarakat yang ingin mengurus pelayanan seperti di SIM, SKCK dan SPKT harus menggunakan Qr-code PeduliLindungi untuk bisa berada di wilayah Mapolres Bangkalan.
Hal ini dilakukan bukan tanpa sebab, melainkan untuk mencegah penyebaran virus corona dan meminta masyarakat untuk melakukan vaksin bagi yang belum divaksin.
Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino, S.I.K. pada Kamis (07/10/2021) menjelaskan jika penggunaan aplikasi PeduliLindungi tak hanya digunakan di Polres Bangkalan, tapi juga di salah satu pusat perbelanjaan, Bangkalan Plaza. Penggunaan PeduliLindungi untuk masyarakat yang ingin berbelanja di Bangkalan Plaza merupakan bentuk dari antisipasi pencegahan penularan covid-19.
Alith, sapaan akrab Kapolres Bangkalan ini menegaskan jika aplikasi PeduliLindungi memiliki banyak manfaat seperti di pusat perbelanjaan, moda transportasi umum, dan sejumlah perkantoran kini telah menerapkan penggunaan PeduliLindungi untuk mencegah terjadinya lonjakan virus corona.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bangkalan untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi di IoS dan Playstore karena aplikasi PeduliLindungi ini memiliki manfaat yang sangat banyak. Saat ini, PeduliLindungi telah dipakai di hampir seluruh instansi pemerintahan serta pusat perbelanjaan untuk mengurangi penyebaran wabah pandemi corona,” terangnya.
Menurutnya, selain hal itu, dengan pemberlakuan PeduliLindungi bisa memantau kapasitas apakah menimbulkan kerumunan atau tidak.
“PeduliLindungi memiliki fasilitas untuk memantau jumlah keterisian suatu tempat dan dari situ kita bisa mengecek apakah tempat tersebut sudah full atau tidak,” lanjutnya
PeduliLindungi ini juga bisa memantau apakah berstatus sudah divaksin atau belum. Oleh karena itu, Alith pun menghimbau masyarakat untuk tetap berperan serta mensukseskan program vaksinasi di kabupaten Bangkalan agar herd immunity segera tercapai.
“Aplikasi PeduliLindungi bisa mengecek status kita apakah sudah divaksin atau belum. Oleh karena itu, saya tidak jemu-jemunya memberikan himbauan dan juga edukasi kepada masyarakat yang mungkin masih takut akan vaksin. Jangan khawatir, vaksinasi covid-19 aman dan halal. Dengan divaksin dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi, maka masyarakat Kabupaten Bangkalan bisa melakukan aktivitasnya dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan protokol kesehatan di mana saja,” pungkasnya.
Sementara itu, Moh. Sehri warga Bangkalan yang datang ke Mapolres Bangkalan pada Jum’at (08/10/2021) menuturkan bahwa penggunaan Aplikasi PeduliLindungi ini tidak lain untuk menjaga kesehatan pengunjung dan petugasnya.
“Saya ke sini mau ngurus SIM, dengan adanya aplikasi ini, membuat kita tenang kalau di sekitar kita yang antri ini sama-sama sudah vaksin. Sehingga warga dan petugas sama-sama aman. Tentunya dengan tetap memakai masker,” tuturnya.
Sehri mengaku tidak kesulitan mengakses QR code yang ada di tiap pintu masuk Mapolres Bangkalan.
“Tinggal buka aplikasinya kok, kalau ada yang gak paham, ada petugas yang membantu,” pungkasnya. (san)





