Pembangunan Rampung, Masjid Ar-Rahmah di RSUD dr Koesnadi Diresmikan Bupati Bondowoso

oleh
Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, saat memberikan konfirmasi

BONDOWOSO, PETISI.CO – Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, mengatakan, kehadiran Masjid Ar-Rahmah di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Koesnadi merupakan bukti bahwa rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso selalu memberikan fasilitas yang terbaik kepada masyarakat.

Dengan adanya Masjid tersebut, para penunggu pasien bisa shalat berjamaah dan berdoa untuk kesembuhan keluarganya yang sakit.

Masjid Ar-Rahmah di kawasan RSUD dr Koesnadi Bondowoso

Tak hanya itu, para pegawai yang bertugas di rumah sakit ini untuk beribadah tidak terlalu jauh. Pernyataan bupati itu disampaikan pada peresmian Masjid Ar-Rahmah, Jumat (14/1/2022).

“Masjid Ar-Rahmah ini dapat mempermudah warga yang sedang berada di lingkungan RSUD dr Koesnadi Bondowoso untuk melaksanakan ibadah, khususnya shalat fardhu lima waktu dan shalat Jumat, karena ukurannya memadai,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta kepada pihak rumah sakit supaya terus menjaga kebersihan Masjid agar seluruh pegawai, pengunjung, dan pedamping pasien serta warga masyarakat sekitar merasa nyaman dan khusyuk ketika mendirikan shalat.

“Selain melaksanakan shalat lima waktu, pengunjung rumah sakit juga bisa berdoa untuk kesembuhan pasien. Insya Allah dengan berdoa maka Allah akan memudahkan kita, termasuk kesembuhan pasien,” tambahnya.

Di tempat yang sama, direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso, dr Yus Priyatna, menjelaskan, untuk pembangunan Masjid ini dikerjakan oleh dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang saat ini diganti dengan sebutan Binamarga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK).

“Pekerjaan dan anggarannya dari dinas PUPR, kta hanya penerima. Barusan sudah serah terima untuk mengelola selanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu, kepala BSBK Bondowoso, Munandar, mengungkapkan, pembangunan Masjid ini dianggarkan Rp 900 juta, sumber dananya dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2021.

“Progres pembangunannya sudah sesuai dengan spesifikasi teknis. Itupun tidak terlambat,” cetusnya.

Semoga pembangunan Masjid Ar-Rahmah ini bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Karena Masjid ini bukan hanya milik rumah sakit, akan tetapi juga milik masyarakat,” tegasnya.

Ditanya perihal struktur pembangunan Masjid tersebut, yang di desain dengan minimalis?.  Menurutnya, memang ini di desain minimalis, namun tidak menghilangkan unsur keislaman, baik dari interiornya maupun eksterior.

Perkembangan tersebut tentu saja membuat jamaah Masjid yang bersangkutan makin semangat untuk beribadah.

“Hal yang paling penting lagi, kenyamanan para jamaah saat menjalankan ibadah di Masjid,” tandasnya.

Sekadar diketahui, hadir dalam peresmian tersebut, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kyai dan perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bondowoso. (tif)

No More Posts Available.

No more pages to load.