Pemkot Batal Aspal Perumahan Darmo Green Garden

oleh
Alat berat dan petugas gabungan Pemkot Surabaya

Perkara Masih Sidang, Akhirnya Mundur

SURABAYA, PETISI.CO –  Petugas gabungan daro Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan, Dinas Perhubungan Pemkot Surabaya yang disiagakan, terpaksa ditarik mundur. Akibatnya, rencana pengaspalan yang bakal dilakukan ditengah perumahan Darmo Green Garden (DGG) batal dilaksanakan, Jumat (31/3/2017).

Pihak manajemen perumahan Edi Sugiono menyebutkan, bahwa rencana pengaspalan oleh Pemkot dinilai upaya nekat tanpa dasar. Pihak manajeman perumahan mempertanyakan aturan mana yang memberikan kewenangan bagi Pemkot untuk dapat mengambil secara paksa tanah milik warga.

“Terlebih tanah ini telah bersertifikat Hak Guna Bangunan,” ujar pria yang menjabat sebagai legal PT Darmo Green Land (DGL).

Menurut Edi,  salah satu alasan dibatalkannya rencana Pemkot  tersebut dikarenakan tidak adanya back up keamanan dari pihak kepolisian.

Edi juga menerangkan, bahwa terkait permasalahan ini, terdapat satu perkara yang saat ini sedang diuji proses hukumnya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

“Kita sedang mengajukan gugatan bernomor 856/Pdt.G/2016, masih proses di persidangan, lah saat menjelang putusan, Pemkot kok beraksi lagi,” ujar Edi.

Sedangkan Ganjar Pramono, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Pemkot Surabaya membenarkan pembatalan pengaspalan.

“Kita batalkan karena menghindari adanya bentrok dan bakal kita lanjutkan esok hari,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (31/3/2017).(kur)