Pemkot Surabaya Sabet Predikat Sangat Cettar 

oleh -181 Dilihat
oleh
Penghargaan 'Sangat Cettar' diserahkan Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, kepada Pjs Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani

Surabaya, petisi.co – Pemerintah Kota Surabaya kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan bergengsi berpredikat “Sangat Cettar” dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, kepada Penjabat Sementara (PjS) Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani, pada acara Pameran Pelayanan Publik Jawa Timur 2024 yang berlangsung di Ballroom Grand City pada Rabu (13/11/2024).

Penghargaan ini dianugerahkan atas keberhasilan Kota Surabaya dalam mengintegrasikan sistem kinerja yang berfokus pada penerapan budaya “Cettar” (Cepat, Efektif, Efisien, Tanggap, dan Responsif) di bidang pelayanan publik.

Restu Novi Widiani menyampaikan bahwa pencapaian ini menambah deretan prestasi Kota Pahlawan, sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas pelayanan publik di Surabaya telah memenuhi standar yang responsif, transparan, dan tanggap.

“Penghargaan ini merupakan tambahan yang luar biasa atas berbagai penghargaan yang telah kita raih sebelumnya. Ini membuktikan bahwa Kota Surabaya sudah berhasil menerapkan prinsip Cettar dalam pelayanan publiknya,” ujar Restu Novi usai menerima penghargaan.

Ia juga menambahkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian penghargaan ini. “Ini menandakan bahwa pelayanan publik yang kita berikan telah diakui dan diapresiasi oleh masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, Restu Novi menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk mempertahankan kualitas layanan yang ada. Baginya, mempertahankan standar pelayanan yang telah dicapai merupakan tantangan yang tidak kalah besar dibandingkan meraih penghargaan.

“Semua OPD di Surabaya harus semakin Cettar dalam memberikan pelayanan publik. Hal ini bukan sekadar melayani masyarakat, tetapi juga menciptakan kolaborasi yang baik antara layanan satu dan lainnya,” ujarnya.

Restu Novi juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemkot Surabaya sedang menjalankan reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Salah satu upayanya adalah mengurangi tumpukan berkas administrasi dan mendorong digitalisasi di semua OPD.

Di sisi lain, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memberikan apresiasi kepada kabupaten dan kota yang meraih penghargaan, termasuk Kota Surabaya. Menurut Adhy, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Jawa Timur sedang melakukan reformasi yang berdampak signifikan dan berkesinambungan.

“Percepatan pelayanan publik adalah bagian penting dari upaya membangun birokrasi yang kuat dan berdaya saing,” ujar Adhy.

Ia juga mendorong seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk terus melakukan inovasi yang mempermudah dan meningkatkan pelayanan publik. “Bukan hanya soal menciptakan inovasi baru, tetapi bagaimana inovasi itu dapat direplikasi oleh daerah dan OPD lainnya di seluruh Jawa Timur,” pungkasnya. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.