Pemkot Surabaya Terapkan Work From Anywhere, Pelayanan Tetap Optimal?

oleh -285 Dilihat
oleh
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

Surabaya, petisi.co – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan izin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA). Menurutnya, pekerjaan dapat diselesaikan melalui aplikasi tanpa harus hadir di kantor.

“Saya ingin pekerjaan lebih terukur. Tidak masalah bekerja di mal, Jakarta, atau Bandung, yang penting tugasnya selesai,” ujar Eri pada Minggu (16/2/2025).

Sebelum konsep WFA diterapkan, Eri telah meminta camat dan lurah untuk berkantor di Balai RW agar pelayanan lebih dekat dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa bekerja dari mana saja juga dapat menghemat biaya operasional kantor, seperti listrik dan air.

Eri juga mendorong para pejabat di lingkungan Pemkot, termasuk camat dan lurah, untuk menggunakan perangkat pribadi seperti smartphone atau tablet dalam menyelesaikan tugas. “Sekarang semua bisa dikerjakan lewat handphone atau tablet, bukan hanya lewat komputer,” tambahnya.

Ke depan, ASN diharapkan terbiasa bekerja melalui aplikasi yang menyediakan target kinerja harian. Selain efisiensi waktu dan sumber daya, kebijakan ini juga bertujuan meningkatkan efektivitas kerja.

Sementara itu, Inspektur Kota Surabaya, Rachmad Basari, memastikan adanya pengawasan ketat terhadap sistem WFA. Pemkot akan menerapkan pengawasan melekat (Waskat) secara berjenjang untuk mencegah penyalahgunaan kebijakan ini.

“WFA telah berjalan sejak 2024 melalui aplikasi, dan pemkot masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat,” pungkas Basari. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.