Sidoarjo, petisi.co – Bertujuan mempererat hubungan antar anggota Ansor dan Banser serta masyarakat sekitar, Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Sidoarjo menggelar turnamen futsal gembira dan lomba tarik tambang antar Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Badan Otonom (Banom) GP Ansor se-Kab. Sidoarjo.
Sekretaris GP PC Ansor Sidoarjo, M Rif’an Arif Abbas mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Delta Sidoarjo ini dikhususkan untuk internal pengurus Ansor cabang dan kecamatan, dengan tujuan menyambut Harlah dengan nuansa senang dan gembira, tanpa ada pembatasan usia peserta lomba-lombanya.
“Lomba internal pengurus cabang dan kecamatan ini dibikin senang saja, dengan kegembiraan. Kita sering bikin lomba futsal yang serius dengan pembatasan usia pesertanya. Kali ini lombanya dibikin fun saja,” ujar Pria yang akrab dengan sapaan Gus Rif’an, Senin petang (14/10/2024).
Gus Rif’an menambahkan karena tidak ada batasan umur, dalam satu tim masing – masing PAC ataupun Banom, terdapat squad pemain berusia kepala dua, tiga, hingga usia di bawah 60 tahun.
Meskipun Ansor Cup ini lebih difokuskan sebagai hiburan dan silaturahmi, potensi pembinaan atlet muda tidak dapat diabaikan. Rif’an menambahkan bahwa ke depan, kegiatan ini bisa menjadi ajang tahunan yang lebih terarah, bahkan bersinergi dengan KONI untuk menjaring bibit-bibit atlet berprestasi.
“Kegiatan Ansor Cup 2024 diikuti 24 tim futsal dan 18 tim tarik tambang, Semangat sportivitas dan kebersamaan terlihat jelas di setiap pertandingan, mencerminkan tujuan utama dari penyelenggaraan Ansor Cup ini: memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mengembangkan potensi generasi muda,” ungkapnya.
Gus Rif’an menambahkan turnamen ini memiliki peran strategis dalam membangun semangat kebersamaan, sekaligus mengembangkan bakat para pemuda.
“Acara ini tidak hanya untuk bersaing di lapangan, tetapi juga sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi para pemuda Ansor untuk terus berkembang, baik dalam bidang olahraga maupun sosial. Kita juga ingin menunjukkan bahwa olahraga adalah cara yang efektif untuk membangun kekompakan di tengah masyarakat,” jelas Rif’an.
Meskipun Ansor Cup ini lebih difokuskan sebagai hiburan dan silaturahmi, potensi pembinaan atlet muda tidak dapat diabaikan. Rif’an menambahkan bahwa ke depan, kegiatan ini bisa menjadi ajang tahunan yang lebih terarah, bahkan bersinergi dengan KONI untuk menjaring bibit-bibit atlet berprestasi.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun, dan mungkin ke depannya kami bisa bekerja sama dengan KONI untuk menemukan bakat-bakat muda yang berpotensi. Ini adalah langkah awal untuk memajukan olahraga di Sidoarjo,” ungkap Rif’an.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Sidoarjo, M. Franky Effendy, yang turut hadir dalam pembukaan acara, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi olahraga Sidoarjo, terutama di cabang futsal. Ia juga memuji inisiatif GP Ansor dalam menyelenggarakan ajang ini.
“Futsal Sidoarjo punya rekam jejak yang gemilang. Alhamdulillah, kita sudah punya atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di PON kemarin, termasuk di antaranya, yang turut berperan meraih medali perak. Sepak bola dan futsal saling melengkapi, dan kita tahu Sidoarjo juga berhasil menjadi juara umum sepak bola di PON. Jadi, acara seperti Ansor Cup ini sangat penting, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wadah untuk menemukan bakat-bakat baru di dunia olahraga,” kata Franky.
Partai Final Ansor Cup Sidoarjo 2024 digelar pada 27 Oktober 2024. melalui semangat kebersamaan, sportifitas, dan dedikasi dalam membina generasi muda, Ansor Cup 2024 tidak hanya mencetak prestasi olahraga tetapi juga memperkuat tali silaturahmi di antara masyarakat Sidoarjo. Turnamen ini diharapkan terus berkembang, menjadi agenda tahunan yang lebih besar, dan membawa dampak positif bagi perkembangan olahraga lokal. (luk)







