Pj Wali Kota Nurkholis Resmikan Pengoperasionalan Pos Jaga Dan Palang Pintu Kereta Api

oleh -147 Dilihat
oleh
Pengoperasian pos jaga dan palang pintu sebidang JPL 190, di Jalan Flamboyan RT 3 RW 3 Kelurahan Pilang

PROBOLINGGO, PETISI.CO – Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis menandatangani prasasti dan pemecahan kendi sebagai simbol mulai dioperasionalkan pos jaga dan palang pintu sebidang JPL 190, di Jalan Flamboyan RT 3 RW 3 Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Nurkholis mengatakan, bahwa pihaknya sudah membangun tiga pos jaga dan palang pintu. Semoga ke depan ada tambahan lagi, baik itu menggunakan anggaran sendiri dari pemkot maupun dari provinsi dan pusat.

Ini adalah wujud perhatian pemkot, karena hampir semua perlintasan kereta api sebidang menjadi tanggung jawab kota atau kabupaten.

“Jangan sampai kita susah-susah membuatkan palang pintu ternyata masih ada yang menerobos, karena itu mari dipatuhi, dirawat dan dijaga agar bisa merasakan manfaat keberadaan pos jaga dan palang pintu yang sudah terpasang,” kata Nurkholis.

Ia menambahkan, selama tahun 2023 hingga awal tahun 2024 telah dibangun 3 pos jaga dan palang pintu. 2 di antaranya sudah resmi operasional yaitu JPL 03 di Jalan S. Parman Kelurahan Jati dan Jalan Flamboyan yang baru saja diresmikan. Sementara  pos jaga lainnya masih dalam tahap merampungkan kesiapan petugas karena harus mengikuti diklat terlebih dahulu.

Pemkot Probolinggo telah mengajukan anggaran pembangunan pos jaga dan palang pintu, hanya saja harus melalui survei kelayakan dan rekomendasi dari pemerintah pusat.

“Sedangkan untuk pembangunan 2 pos jaga dan palang pintu di Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, pemkot telah mengajukan rekomendasi ke pemerintah pusat, rencananya akan dilakukan pembangunan pada pertengahan April 2024 dan berlanjut di tahun 2025,” ujarnya.

Sementara Ketua RT 03 RW 03 Kelurahan Pilang, Bambang Sunar menuturkan, jika sebelumnya ada relawan dan warga sekitar yang mengingatkan saat ada kereta api lewat. Bahkan beberapa kali pernah terjadi kecelakaan.

“Alhamdulillah, akhirnya warga sekitar bisa tenang saat pengguna jalan melintas di malam hari karena sudah petugas yang jaga dan palang pintunya tertutup dengan suara sirine yang keras sehingga pengendara segera berhenti,” tuturnya. (reb)

No More Posts Available.

No more pages to load.