Plt Sekda Bondowoso : Pedagang Pindah ke Pasar Induk Mulai 19 April 2018

oleh
Drs. Karna Suswandi, MM

BONDOWOSO, PETISI.COKepastian para pedagang bisa kembali berjualan di Pasar Induk Bondowoso Jawa Timur, akhirnya terjawab.  Ini setelah, Pelaksana Tugas  Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Drs. Karna Suswandi, MM., memastikan ratusan pedagang yang hampir lima tahun berjualan di tempat penampungan sementara di Jalan KH Wahid Hasyim dan Jalan Teuku Umar akan pindah ke Pasar Induk mulai 19 April 2018.

Karna saat ditemui di ruang  Sekda Pemkab Bondowoso, Selasa (6/3/2018) menjelaskan, pemindahan ratusan pedagang dari tempat penampungan sementara ke Pasar Induk Bondowoso dilakukan pertengahan April 2018, tepatnya pada 19 April 2018.
”Kami sudah bertemu dengan para pedagang yang baru membentuk paguyuban. Mereka minta pindah ke Pasar Induk sebelum bulan puasa mendatang,” ujar Karna.

Menurut Karna, permintaan dari paguyuban tersebut, akhirnya disepakati mulai pindah tanggal 19 April 2018 nanti.

Namun, mengingat adanya pengerjaan bangunan tambahan untuk jalan kendaraan pengangkut barang dagangan ke lantai atas, perlu ada pengerasan jalan sebelah timur Pasar Induk.

Menurutnya, pemindahan pedagang ke Pasar Induk tidak dilakukan bersamaan.

”Tentunya pemindahan pedagang  bertahap. Mengenai  pengerjaan bangunan untuk jalan kendaraan pengangkut dagangan ke lantai atas Pasar Induk sudah kami perhitungkan selesai tepat waktu. Yang terpenting, pemindahan pedagang dilakukan mulai 19 April nanti. Ini semua untuk kepentingan masyarakatr,” katanya.

Selain itu, sumber petisi.co menyebutkan, bahwa pemindahan pedagang ke Pasar Induk Bondowoso yang ditargetkan pihak Diskopperindag (Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan) ini, sempat molor beberapa kali.

Konon katanya, pada akhir Desember 2017 dan akhir Februari 2018 tidak terealisasi.

Sekarang, menargetkan lagi, pedagang pindah pada pertengahan April 2018.

Sekadar mengingat saja, Pasar Induk Bondowoso terbakar pada September 2014 lalu.  Sekitar dua bulan kemudian, Pemkab Bondowoso melalui Diskoperindag, membangun lapak di sekitar Jalan Teuku Umar dan Jalan KH Wahid Hasyim untuk penampungan sementara para pedagang berjualan.(latif)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.