PETISI.CO
Suasana tablig akbar yang diselenggarakan Polres Lamongan.
PERISTIWA

Polres Lamongan Gelar Tablig Akbar bersama Gus Muwafiq

LAMONGAN, PETISI.CO – Dalam memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, Polres Lamongan mengadakan tablig akbar yang digelar di gedung olahraga Lamongan, Senin (4/11/2019), dengan mendatangkan Gus Muawafiq sebagai pengisi tausyiah.

Dalam sambutannya, Kapolres Lamongan, AKBP Febby DP Hutagalung menyampaikan seraya berdoa, agar perbedaan pandangan di tengah-tengah masyarakat sebagai pemersatu untuk menjaga keutuhan NKRI, sehingga Indonesia tetap jaya. Untuk itu kita harus merawat keberagaman sebagai kekayaan budaya agama dan suku bangsa Indonesia.

Manakala ada perbedaan pandangan di tengah masyarakat jangan sampai menimbulkan perpecahan. Apalagi sampai terjadi perang saudara yang bisa menyebabkan kehancuran NKRI, karena dampaknya sangat merugikan masyarakat, tambahnya lagi.

Nampak hadir forkopimda Lamongan, Dandim 0812 Lamongan, Ketua DPRD, H. Ghofur, Bupati Fadeli dan Wakil Bupati, Kartika Hidayati, Ketua MUI, KH. Abdul Aziz Khoiri di tengah sekitar dua ribu jamaah yang memadati gedung olahraga Lamongan

Sementara itu, Gus Muwafiq dalam tausiyahnya menyampaikan, umat Islam di Indonesia harus cinta dan yakin. Bahwa agama Islam adalah agama untuk pemersatu bangsa dan menciptakan kerukunan antar manusia.

“Keberagaman umat beragama di Indonesia itu merupakan keindahan untuk bisa saling menghargai dan menghormati,” tutur Gus Muwafiq.

Karena sebuah perbedaan adalah hal yang biasa, namun indah bila dijaga demi keharmonisan kehidupan berbangsa.

“Kalau bangsa dan negara ini runtuh sangat mahal harganya. Karena semuanya harus memulai dari awal lagi. Bahkan masyarakat sangat sulit bisa menikmati pembangunan bangsa seperti yang kita rasakan saat ini, jika bangsa dan negara hancur. Maka dari itu, berbanggalah jadi manusia Indonesia dengan segala keberagamannya,” tandasnya. (ak)

terkait

Mayat Nenek Ditemukan di Kali Sumberurip Doko Blitar

redaksi

Pelajar Tewas di Kolam Perumahan Villa Regensi Pakuwon Indah

redaksi

Lima Rumah di Ngawi Roboh Diterjang Hujan dan Angin

redaksi
Open

Close