Program Unggulan PMI Bojonegoro Jadi Bahan Pembuatan Buku PMI Pusat

oleh
Program PMI Bojonegoro dijadikan buku.

BOJONEGORO, PETISI.CO –  Progam-progam unggulan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, yakni progam CFR Desa tangguh Banjir yang berada di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk dinilai sukses dan mendapat apresiasi oleh PMI pusat. Atas kesuksesan itu, PMI pusat mengikutsertakan PMI Bojonegoro dalam pembuatan buku Hand In Hand 2.

Staf markas PMI pusat, Nasrullah langsung mendatangi tiga Desa yang ada di Kecamatan Trucuk, diantaranya Desa Tulungrejo, Desa Sumbangtimun dan Desa Trucuk selama tiga hari untuk menggali dan mengumpulkan bahan pembuatan buku.

Menurut Nasurallah, ada beberapa progam PMI Bojonegoro yang sangat menarik dan juga dijadikan pembelajaran dan inspirasi, salah satunya yakni melakukan upaya untuk mengurangi resiko bencana. Progam-progam PMI Bojonegoro yang menarik untuk dijadikan buku diantaranya sistem peringatan dini bencana di masyarakat, sabuk hijau atau penanaman pohon bambu petung, pohon aren, pohon jambu kristal dan merah di bantaran bengawan solo.

Selain itu, sosialisasi PRB pada tokoh agama dan masyarakat selama bulan Ramadhan, tempat penampungan sementara dan perahu bermesin serta pembuatan awir atau penahan longsor tepi bengawan, serta pengolahan sampah rumah tangga dan kotoran ternak.

“Selama tiga hari saya mengumpulkan data untuk bahan buku Hand In Hand dua PMI pusat. PMI Bojonegoro melakukan upaya kurangi resiko bncana itu yang menarik dijadikan pembelajaran,” kata Nasrulah, Rabu (28/12/2016).

Buku yang bertajuk Hand In Hand 2 tentang kesehatan dan kapasitas PMI itu berisi 100 halaman. Setelah dicetak, buku tersebut nantinya akan dibagi-bagikan supaya masyarakat mengerti tata cara tentang pengurangan resiko bencana.

“Ada sekitar seratus halaman yang berisi tentang kesehatan, kapasitas PMI dan tentang pengurangan resiko bencana,” ungkapnya. (gal)