Petisi
Proyek RPH di tengah sawah nilainya miliaran, mangkrak
PERISTIWA

Proyek Gedung RPH Jetis Ponorogo Bernilai Miliaran Mangkrak

PONOROGO, PETISI.CO – Gedung Rumah Pemotongan Hewan yang berlokasi di belakang kantor UPTD Pertanian Jetis, beralamat di JL Raya Jetis – Bungkal sejak dibangun hingga sekarang masih mangkrak (terbengkalai), bak monumen gedung. Padahal gedung RPH tersebut dibangun dari anggaran yang nilainya tidak sedikit.

Gedung RPH Jetis yang dibangun sejak tahun 2013 dengan anggaran Rp 2,4 miliar dari APBD Provinsi Jatim dan menyusul pada tahun 2017 juga dapat gelontoran dana senilai Rp 416 juta dari anggaran APBD Kabupaten Ponorogo, hingga saat ini belum juga difungsikan sebagaimana tujuan awal didirikannya gedung di tengah persawahan itu.

Bahkan, bangunan yang sudah berpagarĀ  tinggi dan permanen itu tertutup rapat pintu gerbangnya, sehingga warga pun tidak bisa melihat seperti apa dalam dari gedung senilai milliaran yang masih mangkrak itu.

Nyaris, nampak dari luar cat gedung yang tadinya biru sekarang sudah usang dan memutih karena pudar catnya.

“Entah apa yang membuat gedung RPH ini belum berfungsi, padahal sudah 5 tahunan sejak mulai dibangun, bahkan sekarang karena tak dipakai yang catnya sudah pudar, bahkan sekat-sekat yang terbuat dari semacam mika atau fiber di bagian gedung yang belakang juga sudah sobek disingkap angin,” kata Tri, warga Jetis.

BACA JUGA : RPH di Ponorogo Mangkrak, Ini Jawaban Pemprov Jatim

Hal senada dikatakan Joko, warga Kecamatan Jetis, ia juga mengaku pernah manjat tembok pagar karena rasa penasaran, kenapa gedung sudah jadi belum di fungsikan juga itu.

“Walah mas, dalam pagar ini sudah seperti belantara, saya intip apalagi banyak cat-catnya yang sudah usang, padahal baru, belum dipakai. Mungkin saja peralatan yang dari besi juga sudah berkarat, karena kami belum pernah melihat pagar ini dibuka pintunya yang merupakan tanda ada perawatan infrastruktur yang kabarnya nilainya milliaran ini,” imbuhnya.

Sementara, kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ponoroho, Harmanto ketika konfirmasi terkait gedung RPH Jetis yang terkesan terbengakali itu, enurutnya karena masih adanya kekurangan untuk fasilitas yang belum terbangun.

“Memang belum selesai dan belum dibuat ipal dan lainnya, serta listrik belum terpasang, dan insyaallah tahun depan,” tandas Harmanto.

Bahkan, ketika dikonfirmasi berapa nilai anggaran, baik dari propinsi dan daerah yang sudah terserap, Kepala Dinas tak memberikan keterangan kepada wartawan.

Kalau gedung RPH ini mangkrak akan menambah deretan proyek Dinas Pertanian yang mangkrak dan terbengkalai. Pasalnya, berdasarkan pantauan petisi.co di lapangan, selain RPH Jetis ini juga ada bangunan yang lebih dulu dibangun dan mangkrak, bahkan sekarang banyak yang hancur lantainya, yaitu gedung Pasar Ikan di Sawoo.(mal)

terkait