Raih Berkah Ramadan, Nurul Fikri Sidoarjo Santuni Anak Yatim dan Guru Ngaji

oleh
oleh
Kepala lembaga pendidikan Nufi foto bersama anak yatim penerima santunan

Sidoarjo, petisi.co – Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan Lembaga Pendidikan (LP) Nurul Fikri (Nufi) Sidoarjo dibawah naungan Yayasan Ponpes Ath Thoyyibah Sidoarjo, dengan menggelar acara rutin tahunan, pemberian santunan bagi anak yatim dan guru ngaji.

Ketua Yayasan Ponpes Ath Thoyyibah Sidoarjo, Syaiful Arifin, S.S M.Pd mengatakan santunan tahun ini diberikan kepada 200 anak yatim dan guru ngaji yang ada di sekitar sekolah Nufi. Mengusung tema ‘Sharing Kindness in the Fully Blessed Month’, acara dihadiri langsung Camat Sukodono Ineke Dwi Setiawati, S.STP MPA, juga para pengawas pendidikan dan dipusatkan secara simbolis di Gedung TK Nufi Perum Graha Asri Sukodono Sidoarjo, Jumat (6/3/2026).

Ketua Yayasan Ponpes Ath Thoyyibah, Syaiful Arifin (kanan)
foto bersama anak yatim penerima santunan

“Kegiatan sosial ini bukanlah hal baru bagi keluarga besar Nufi, agenda ini telah konsisten berjalan sekitar 10 tahunan lebih setiap bulan Ramadan. Ini adalah kerja sama kolektif antara seluruh unit sekolah, mulai dari Daycare, KB, TK, SD, hingga SMP Nurul Fikri Sidoarjo, yang didukung penuh oleh wali murid melalui komite,” ujar Syaiful Arifin.

Menurutnya, ada hal menarik dari sumber pendanaan kegiatan ini. Selain dukungan dari komite wali murid, dana santunan juga bersumber dari infaq rutin yang dikumpulkan oleh para siswa setiap hari Jumat. Program ini memang dirancang sebagai sarana edukasi karakter bagi siswa, agar terbiasa peduli terhadap sesama sejak dini.

“Tak hanya bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pengurus yayasan dan tenaga pendidik untuk mempererat tali asih di bulan yang penuh berkah,” terangnya.

lebih jauh Syaiful jelaskan, antusiasme dan jangkauan santunan mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah ada peningkatan. Untuk guru ngaji sendiri sudah kami salurkan lebih awal pada 26 Februari lalu di lokasi SMP, dan hari ini dilanjutkan untuk santunan anak yatim. Para penerima manfaat ini, Insya Allah merata dan terverifikasi tidak mampu,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Nufi Sidoarjo berharap keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai institusi yang tidak hanya unggul secara akademis. “Tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” pungkas Syaiful.

Sementara itu, Camat Sukodono, Ineke Dwi Setiawati menyambut baik dan memberikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi atas sinergitas dan kolaborasi yang dilakukan oleh Nurul Fikri Sidoarjo untuk memberikan santunan anak yatim, dan guru ngaji.

“Harapan saya tetap istiqomah dan terus berkelanjutan, juga semakin menjangkau yang lebih luas,” harapnya.

Sejumlah orang tua penerima manfaat santunan mengaku senang dan bersyukur atas pemberian dari Nurul Fikri. Mereka berharap kegiatan semacam ini bisa lebih ditingkatkan dan diperbanyak tidak hanya di moment bulan ramadan saja.

“Terimakasih sudah mendapat santunan ini. Sangat bermanfaat untuk anak saya bersekolah. harapan ke depan acara semacam ini bisa ditambah biar jangkauan anak yatim yang mendapat santunan bisa lebih banyak,” ungkap Didik Setiawan, orang tua Keysa Murid SDN Kloposepuluh 2 yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir dump truk.

Pendapat serta harapan senada juga disampaikan Orang tua Murid TK Dharma Wanita Pekarungan. “terimakasih untuk Nurul Fikri, semoga amalan yang disalurkan ke kami bisa mendapatkan keberkahan dan manfaat untuk kita semua, ” tutup Nur Widiasih profesi penjahit. (luk)

No More Posts Available.

No more pages to load.