Raja Siahaan Berpotensi Besar Jadi Kandidat Tunggal Ketua Asprov PSSI Jatim

oleh
oleh
Raja Siahaan, calon ketua Asprov PSSI Jatim

Surabaya, petisi.co – Bakal Calon (Bacalon) Ketua Asprov PSSI Jawa Timur (Jatim), Raja Siahaan diperkirakan melenggang mulus menduduki kursi Asprov PSSI Jatim, untuk menggantikan ketua yang lama Ahmad Riyadh. Dia menjadi calon tunggal pada Kongres Pemilihan mendatang.

Pasalnya, hingga batas waktu pendaftaran, sementara belum ada calon lain yang siap bertarung melawan Raja. Ketua Pengprov Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Jatim itu, telah resmi mendaftar sebagai bacalon ketua Asprov PSSI Jatim di Kantor Asprov PSSI Jatim, Rabu (3/12/2025).

“Sampai batas waktu pendaftaran, sementara hanya Raja Siahaan yang jadi kandidat tunggal. Dia menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Jatim pada Kongres Pemilihan mendatang,” kata Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh dalam siaran persnya, Senin (8/12).

Riyadh memberikan keterangan hal itu, terkait perkembangan persiapan Kongres Pemilihan Asprov PSSI Jatim yang dijadwalkan pada 12 Januari 2026. Berkaitan itu, Asprov PSSI Jatim telah menggelar Kongres Biasa PSSI Jatim di Hotel Sheraton, Surabaya, Senin (17/11).

“Alhamdulillah, sampai hari ini hanya Raja Siahaan yang masih eksis dan menyatakan kesiapan untuk maju. Saya melihat semangat dan kesiapan ada pada Raja Siahaan untuk memimpin sepak bola Jatim ke depan,” ujarnya.

Jika hingga batas akhir pendaftaran tidak ada calon lain yang mendaftar, Ryad menyebut maka proses pemilihan berpotensi mengarah pada calon tunggal dan akan dikondisikan secara kondusif melalui mekanisme musyawarah serta masa transisi kepemimpinan.

“Kalau sampai batas waktu pendaftaran tidak ada tambahan calon, Insya Allah kita akan kondisikan melalui masa transisi. Nantinya akan ada tim pendamping agar proses peralihan kepemimpinan kepada Raja Siahaan berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa batas akhir pendaftaran calon Ketua Asprov PSSI Jatim ditutup hari ini hingga pukul 24.00 WIB, sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh Komite Pemilihan. Setelah itu, seluruh tahapan akan dilaporkan dan dirapatkan bersama komite pemilihan.

Terkait munculnya nama lain, Ahmad Riyadh mengaku telah menerima informasi adanya pihak-pihak yang sempat mengusulkan calon lain, salah satunya Ahmad Riyadh sendiri. Namun hingga saat ini, belum ada pendaftaran resmi yang masuk selain dari pihak Raja Siahaan.

“Saya menghargai semua dukungan dan aspirasi yang ada. Namun sampai saat ini, saya belum menerima pendaftaran resmi dari calon lain. Prinsip saya tetap mengutamakan musyawarah,” ujarnya.

Riyadh juga menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan di tubuh Asprov PSSI Jatim. Setelah menjabat selama dua periode, ia berharap estafet kepemimpinan dapat diteruskan demi keberlanjutan program dan pembinaan sepak bola di provinsi ini.

“Jika nantinya terjadi aklamasi dan Raja Siahaan terpilih, harapan saya seluruh program yang sudah berjalan bisa dilanjutkan dengan baik. Harus ada tim transisi di bidang kompetisi, keuangan, dan perwasitan agar semuanya berjalan secara smooth,” paparnya.

Pihaknya berharap Kongres Pemilihan Asprov PSSI Jatim dapat berjalan lancar, aman dan kondusif, serta menghasilkan kepemimpinan yang membawa sepak bola Jawa Timur semakin maju. “Kita semua berharap ke depan Asprov PSSI Jatim semakin baik,” ucapnya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.