SURABAYA, PETISI.CO – Sebanyak 160 kiai di Banyuwangi memilih berlabuh di Partai Demokrat, setelah mereka melihat keteguhan Partai Demokrat dalam berkoaliasi dengan rakyat tanpa tergiur kekuasaan.
Hal itu disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Sina, KH Masykur Ali saat melakukan dialog secara virtual dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Senin (25/10/2021).
Acara ini bersamaan Puncak Gebyar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1443 dan Hari Santri Nasional (HSN) di Pondok Pesantren Ibnu Sina Jalen Setail Genteng Kabupaten Banyuwangi. Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jatim yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak.
Kiai Masykur salut dengan komitmen AHY terhadap pondok pesantren di Banyuwangu. “Saya harapkan ini terus dilanjutkan, bahkan berharap bisa ke Banyuwangi, untuk menyapa para kiai,” ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (26/10/2021).
Kiai Masykur yang pernah memimpin PCNU Banyuwangi selama 3 periode atau 15 tahun ini mendoakan agar AHY Tahun 2024 mendatang bisa menjadi Presiden Indonesia. “Melihat kecerdasan serta komitmen terhadap pondok pesantren kiai di Banyuwangi mendoakan bisa menjadi Presiden Indonesia nanti,” ujarnya.
Sementara itu, secara virtual, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku gembira bisa menyapa para kiai dan santri di Banyuwangi.
“Atas nama keluarga besar Partai Demokrat AHY mengucapkan “Selamat Hari Santri Nasional”. Bahagia sekali bisa menyapa para ulama dan santri di Banyuwangi,” katanya.
Apresiasi luar biasa diberikan AHY kepada para kiai dan ulama di Banyuwangi luar biasa atas perjuangan dan pengabdiannya dan telah menjaga nilai-nilai fungsi Islam.
Selain itu, juga memilik dedikasi terus membangun karakter kepribadian para santriwan santriwati yang diharapkan menjadi pejuang-pejuang sekaligus generasi bangsa yang tumbuh hari dan masa depan.
Karena itu, AHY mengungkapkan betapa penting makna dan hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, dan Hari Santri Nasional, untuk mengenang serta menauladani apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
“Ini sekaligus mengingatkan kita semua betapa pentingnya peran besar santriwan dan santriwati dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Yang selanjutnya diharapkan santriwan santriwati juga berperan dalam pembangunan bangsa ke depan,” ujarnya.
AHY juga mengapresiasi dengan keberadaan Forum Komunikasi Kiai Langgar (FOKKAL) yang diinisiatori oleh Ketua DPC Partai Demokrat Michael Edy Hariyanto, SH. AHY juga apresiasi Michael selaku Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi yang telah berjuang bersama kader-kadernya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elestianto dardak mengatakan kader Demokrat berkomitmen dalam pengabdiannya kepada masyarakat juga pemerintahan dan selalu istiqomah berjalan dibawah tuntunan para ulama’, sebagai wujud bersatunya ulama’ dengan umaro’.
“Kader Demokrat komitmen selalu tawadu dan selalu dibawah tuntutan para ulama. Santri adalah masa depan bagi pembangunan bangsa dan negara,” kata Emil dihadapan para kiai dan santri.
Bagi Emil, ini bukan sekedar kiai-kiai bergabung dengan Demokrat, tapi justru Demokrat yang bergabung dengan kiai. “Agar senantiasa istiqomah memperjuangkan kemaslahatan umat melalui arahan dan petunjuk para kiai,” tandasnya.
Menurut Emil, santri punya rekam jejak harum dan membanggakan setelah adanya resolusi jihat, yakni andil besar dalam merebut Kemerdekaan Indonesia. “Ini sejarah yang tidak bisa dilupakan begitu, peranan santri sangat besar dalam kemerdekaan Indonesia,” tandasnya.
Tak kalah menariknya pada acara itu, salah satu orang Santri bernama Aditya Putra menyampaikan harapan besarnya agar AHY menjadi pemimpin bangsa dan Demokrat bisa menyalip partai-partai lain.
“Kiai dan santri sangat mengapresiasi langkah Demokrat mengadakan serangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2021,” tuturnya. (bm)






