Risma Persilahkan Gugus Tugas Provinsi Jatim Gunakan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Husada Utama

oleh -243 Dilihat
oleh
Rapat evaluasi pelaksanaan masa transisi menuju new normal wilayah Surabaya Raya, di Mapolda Jatim. (Ist)

SURABAYA, PETISI.CO – Wali Kota Surabaya memberikan izin kepada Gugus Tugas Provinsi Jatim untuk menggunakan ruangan isolasi pasien Covid-19 yang terletak di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.

Hal tersebut diutarakan oleh Risma saat menanggapi pertanyaan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Tjahjono, saat mengikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Masa Transisi menuju New Normal Wilayah Surabaya Raya, di Mapolda Jatim. Rencananya ruangan di Rumah Sakit Husada Utama akan dimanfaatkan untuk pasien asal Rumah Sakit Dr Soetomo.

“Di RS Husada Utama ada 200 (bed) itu belum pernah dipakai. Kami sudah belikan bed 280. Silahkan dengan senang hati jika ditempati,” kata Risma, Minggu (21/06/2020) malam.

Risma juga menyatakan, pihaknya juga telah melakukan penambahan kapasitas ruang isolasi yang khusus untuk pasien Covid-19 di dua rumah sakit rujukan, yaitu Rumah Sakit Husada Utama dan Rumah Sakit Siloam.

Sementara itu, di Rumah Sakit Husada Utama saat ini telah dilengkapi dengan ventilator atau alat bantu pernafasan paru-paru. “Di RS Husada Utama itu kita berikan 8 ventilator dan 6 ruang ICU itu (saat ini) kosong,” terangnya.

“Silahkan ditempati, karena belum pernah kita tempati itu, kami justru senang. Ada 200 (bed) itu belum pernah kami tempati,” lanjutnya.

Terkait dengan penambahan kapasitan itu, Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Febria Rachmanita membenarkan, jika Pemkot Surabaya telah menjalin kerjasama dengan dua rumah sakit tersebut.

Selama ini, Febria menyatakan, bahwa pasien Covid-19 dan non Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan itu dilakukan pemisahan kamar. Hal ini juga berlaku bagi pasien Covid-19 dan non Covid-19 yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Intinya kita lakukan sudah lama pemisahan itu, termasuk IGD Covid-19 dan non Covid-19,” kata Feny sapaan akrabnya.

Rapat evaluasi itu juga turur dihadiri oleh Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Jawa Timur, Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Kepala Daerah dan sekaligus Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo. Masing-masing Kepala Daerah itu menyampaikan paparannya terkait upaya penanganan Covid-19 di wilayahnya. (nan)

No More Posts Available.

No more pages to load.