MAGETAN, PETISI.CO – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bekerjasama bidang pendidikan dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Kabupaten Magetan sebagai rumah sakit pendidikan satelit Fakultas kedokteran universitas negeri Surabaya.
Penandatanganan MoU kesepakatan dilaksanakan di ruang jamuan Bupati Pendopo Surya Graha, yang ditandatangani oleh Dr Siti Nur Azizah, SH, MH, MHum selaku Wakil Rektor bidang perencanaan pengembangan kerjasama dan sistem informatika dan komunikasi Unesa Surabaya, dengan dr Rochmat Santoso selaku Direktur RSUD dr Sayidiman, Kamis (23/02/2023).
“Kesepakatan kerjasama ini merupakan bentuk komitmen dalam peningkatan kualitas pendidikan Universitas Negeri Surabaya bersama RSUD dr Sayidiman Magetan sebagai rumah sakit pendidikan satelit fakultas kedokteran, yang rencana segera akan dimulai dalam waktu dekat ini. Berharap jalinan sinergitas kerjasama ini akan terus berjalan dengan baik,” terang Dr Siti Nur Azizah.
Unesa mempunyai rumah sakit pendidikan utama di Surabaya juga beberapa rumah sakit mitra pendidikan satelit, salah satunya di Magetan ini.
Direncanakan di tahun ini bulan Juli mendatang akan dimulai penerimaan mahasiswa baru fakultas kedokteran, kuota pertama 50 mahasiswa. Dipilihnya Magetan karena selama ini sudah menjalin kerjasama dengan berdirinya kampus Unesa di Kabupaten Magetan ini.
“Unesa Surabaya memiliki potensi sumberdaya yang sangat perlu disinergikan dengan berbagai pihak stakeholder dalam rangka meningkatkan dan membangun sinergitas bidang pendidikan baik dari dalam maupun luar negeri termasuk bersama institusi pemerintah Kabupaten Magetan,” ungkapnya.
Disampaikan Suprawoto, Bupati Magetan, kerjasama ini tentunya akan membawa transenoli, kita ketahui bahwa di universitas terdapat lembaga riset dan dalam ilmu kedokteran itu terus berkembang, untuk itu kerjasama tentu akan menambah nilai bagi RSUD dr Sayidiman
Menurut para ahli ilmu kedokteran itu tidak seperti fakultas kedokteran yang perubahannya hampir tiga bulan sekali, jika dokter-dokter kita tidak update ilmu pengetahuan tentu akan ketinggalan.
“Oleh sebab itu, jalinan kerja sama ini tentu akan sangat menguntungkan bagi rumah sakit kita,” ungkap Bupati Suprawoto.
“RSUD dr Sayidiman ini merupakan sebuah lembaga dalam pelayanan kesehatan yang tentu harus diupdate ilmu pengetahuanya,” tutupnya. (pgh)







