Serunya Siswa TK Belajar Kebencanaan di Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim

oleh
oleh
Petugas BPBD Jatim mengenakan helm kepada siswa TK disaksikan Bu Kiki Melia (berhijab warna kuning kecoklatan)

Surabaya, petisi.co – Suasana Taman Edukasi Bencana BPBD Jawa Timur (Jatim), Rabu (7/1/2026), terasa beda. Puluhan siswa TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Desa Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, meramaikan suasana taman itu dengan tingkah laku yang lucu dan tawa kecilnya.

Didampingi tiga guru, sebanyak 32 siswa TK A dan TK B itu, memulai pengalaman pertama mereka mengenal dunia kebencanaan. Di Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina), anak-anak dikenalkan pada berbagai jenis bencana dengan bahasa sederhana dan visual yang ramah anak.

Pemakaian helm, rompi, hingga peralatan kebencanaan menjadi daya tarik dan keseruan bagi mereka. Namun, momen paling seru terjadi saat para siswa mencoba simulator gempa bumi. Beberapa tampak terkejut, sebagian lain tertawa, namun semua belajar satu hal penting: bagaimana merespons saat gempa terjadi.

Petualangan kecil itu berlanjut ke Pojok Baca Tangguh DWP BPBD Jatim dan Mini Zoo BPBD Jatim. Di sana, anak-anak tak hanya diajak membaca dan melihat hewan, tetapi juga menanamkan rasa peduli, keberanian, dan kebersamaan, nilai penting dalam kesiapsiagaan bencana.

“Kami senang dan bersyukur atas pembelajaran yang diberikan. Pengalaman langsung seperti ini jauh lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Mereka bisa mengenali bencana secara nyata dan merasakan langsung guncangan gempa lewat simulator,” kata Suwarti, guru pendamping TK DWP Desa Waru.

Kegiatan ini, menjadi pembuka rangkaian kunjungan edukasi kebencanaan di awal tahun 2026. Sekaligus menandai berlanjutnya antusiasme masyarakat terhadap Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, yang pada tahun sebelumnya mencatat lonjakan jumlah pengunjung.

Berdasarkan data rencana kunjungan, sepanjang Januari 2026 tercatat ada 12 lembaga dengan total 534 pengunjung yang akan mengikuti pembelajaran kebencanaan di BPBD Jatim. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah, seiring terus masuknya permohonan kunjungan dari berbagai lembaga.

Tentu saja, kunjungan puluhan lembaga itu mendapat sambutan hangat dari BPBD Jatim. Mewakili Kalaksa BPBD Jatim, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara, mengaku terkesan dengan kunjungan perdana siswa TK di tahun ini.

“Pentingnya edukasi kebencanaan sejak usia dini. Anak-anak adalah kelompok rentan saat terjadi bencana. Karena itu, mereka perlu dikenalkan dan dilatih sejak dini. Kami juga terus berupaya melakukan perbaikan agar materi kebencanaan mudah diingat dan dipahami anak-anak,” katanya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.