Sopir Penabrak Warga Candi Jalani TAT BNN, Polisi Buru Pengedar Sabu

oleh
oleh
Kasatnarkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Dwi Gastimur Wanto

Sidoarjo, petisi.co – Polisi hingga kini, terus mendalami motif sopir mobil sewaan menggunakan narkotika jenis sabu hingga berujung insiden kecelakaan di Raya Candi dan mengakibatkan dua nyawa melayang.

Kasatnarkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Dwi Gastimur Wanto mengungkapkan pihaknya telah memeriksa secara marathon kepada tersangka IF (38), warga Kabupaten Kabupaten Malang setelah hasil uji laboratorium menyatakan positif narkoba.

Tersangka IF, sopir mobil sewaan yang menewaskan 2 warga jalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo

“Kepada tersangka IF, pengemudi mobil sewaan yang diketahui positif menggunakan narkoba jenis sabu, sudah kami periksa intensif,” ujar Kompol Dwi Gastimur melalui sambungan telepon, Kamis (26/3/26).

Dwi menjelaskan materi pemeriksaan itu, meliputi motif menggunakan sabu hingga asal dari mana narkoba tersebut didapatkan tersangka. Untuk mengetahui penyebab kecelakaan terjadi akibat sopir di bawah pengaruh sabu, tersangka akan dibawa ke Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Kami sedang mendalami pengakuan tersangka memacu kendaraan kecepatan tinggi secara tak sadar akibat pengaruh sabu. Untuk mengetahui hal ini, rencananya besok IF akan dilakukan TAT (Tim Asesmen Terpadu) ke BNN,” terangnya.

Kompol Dwi menambahkan hasil pemeriksaan diperoleh keterangan tersangka mengaku pernah menggunakan sabu sebelumnya dan telah berhenti di tahun 2024. Namun pada kamis, 19 Maret 2026, tersangka kembali mengkonsumsi sabu setelah mendapat narkoba itu dari seorang temannya.

“Tersangka mengaku sudah berhenti sejak 2024 dan kembali mengkonsumsi malam sebelum kejadian, dengan cara membeli melalui temannya atau kenalannya, dengan cara diranjau di daerah malang dengan harga Rp 180 ribu,” beber Kompol Dwi.

Dari hasil keterangan tersangka ini, polisi sudah mengantongi identitas penyuplai sabu dan kini tengah melakukan pengejaran. Lokasi persembunyian pengedar sabu ini juga sudah dideteksi dan tim sudah disebar untuk meringkusnya.

“Tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seorang berinisial W. Tim Satresnarkoba (kini) sedang melakukan pendalaman dan pengejaran,” tandasnya. (luk)

No More Posts Available.

No more pages to load.