Sidoarjo, petisi.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd memantau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri dan sederajat melalui jalur Seleksi Kelas Khusus Seni Budaya (KKSB) dan Kelas Khusus Olahraga (KKO).
Kadisdikbud Tirto Adi menyampaikan secara teknis pelaksanaan jalur seleksi KKSB dan KKO hingga kini berjalan baik dan lancar tanpa ada kendala sistem. Total ada 6 sekolah di Sidoarjo yang melaksanakan jalur seleksi ini, yaitu KKSB 4 sekolah (SMPN 4 Sidoarjo, SMPN 1 Buduran, SMPN 1 Tulangan dan SMP PGRI 1 Buduran) serta KKO 2 sekolah (SMPN 2 Sidoarjo dan SMP PGRI 9 Sidoarjo).

“Alhamdulillah, sistem pendaftaran online SPMB SMP jalur KKSB dan KKO tahap awal di tanggal 14-15 April berjalan lancar tanpa hambatan hingga diumumkannya hasil validasi data pada 19 April. Selanjutnya peserta mengikuti tes seleksi berupa kemampuan teknis, wawancara hingga verifikasi ijazah/piagam mulai 21-23 April,” ujar Tirto Adi usai meninjau tes teknis tari di SMPN 4 Sidoarjo, Senin (21/4/2025).
Lebih jauh Kepala Dinas yang dikenal murah senyum ini menerangkan tes teknis yang digelar di 6 sekolah tersebut diikuti ratusan calon murid baru yang benar-benar serius sesuai minat dan bakat.
“Jika tahun lalu dari hasil wawancara diketahui pesertanya hanya ikut-ikutan daftar. Maka tahun ini, saya dengar pesertanya benar – benar daftar sesuai minat dan kemampuan teknis,” terangnya.
Tirto menyebut pendaftaran SPMB 2025 meningkat 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rinciannya jalur seleksi KKO tahun ini, diikuti sebanyak 88 peserta untuk selanjutnya disaring menjadi 32 murid baru. Sedangkan jalur seleksi KKSB ada 175 peserta yang mendaftar dan yang terpilih diterima nantinya 96 murid baru.
“Pendaftarnya cukup banyak. KKO ada 88 peserta, disaring jadi 32 murid dan KKSB sebanyak 175, dari jumlah ini yang lolos admistrasi 170 untuk berikutnya diseleksi sebagai murid baru 96 orang. Mudah-mudahan hasilnya dapat Murid terbaik sesuai minat dan bakatnya,” ulasnya.
Ke depan, Harapan Pemkab Sidoarjo melalui dinas pendidikan bisa mencetak generasi berpreastasi dari Murid KKSB dan KKO, baik tingkat regional, nasional hingga internasional.
“Murid dari kelas khusus seni budaya kita siapkan untuk partisipasi mengisi even Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta murid yang dilatih jalur KKO, kira proyeksikan untuk ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN),” tutupnya. (luk)






