Sukseskan Program SR, Gubernur Khofifah Gelar Pertemuan dengan Orang Tua dan Calon Siswa

oleh -397 Dilihat
oleh
Gubernur Khofifah diwawancarai usai pertemuan dengan orang tua dan siswa calon SR

Batu, petisi.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) bergerak cepat untuk membantu Pemerintah pusat melaksanakan program Sekolah Rakyat (SR). Setelah menyiapkan gedung yang akan dipakai untuk SR di daerah-daerah, Pemprov Jatim mulai membuka pendaftaran calon siswa SR.

Hal itu terungkap dalam pertemuan 75 calon siswa dari keluarga kurang mampu mengikuti pertemuan bersama orang tua dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PPSPA) Kota Batu, Senin (19/5/2025).

Dalam pertemuan itu, para orang tua diberikan kesempatan untuk melihat langsung fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas hingga asrama. “Mereka perlu tahu seperti apa nanti anaknya akan menjalani proses pendidikan. Ini penting untuk membangun kepercayaan dan keyakinan,” ujar Khofifah.

Program ini, menurutnya, merupakan langkah konkret untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Tujuannya adalah memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap mendapatkan pendidikan yang layak tanpa khawatir terkendala biaya.

“Dalam keluarga miskin yang sudah berlapis generasi, yang paling mahal bagi anak-anak adalah harapan. Sekolah Rakyat hadir untuk menjaga agar harapan itu tidak padam. Pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga pembangunan karakter dan keterampilan hidup,” jelasnya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendaftarkan anak-anaknya. “Ini adalah langkah berani dan bijak. Sekolah Rakyat memberikan kesempatan langka bagi anak-anak untuk keluar dari garis kemiskinan dan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045,” tandasnya.

Pemprov Jatim sendiri pada tahap awal telah menyiapkan tiga lokasi utama untuk Sekolah Rakyat. Pertama, UPT PPSPA Batu untuk jenjang SMP, dengan tiga rombongan belajar (rombel) dan 75 siswa dari Kota Batu dan Kabupaten Malang.

Kedua, BPSDM Kawi, Kota Malang, untuk jenjang SMA, dengan tiga rombel dan 75 siswa. Ketiga, SMK Maritim Lamongan untuk jenjang SMA, juga dengan tiga rombel dan 75 siswa.

Selain itu, ada lokasi lahan seluas lebih dari 9,7 hektar telah diusulkan untuk pengembangan SR di Kecamatan Bantur (Kabupaten Malang). “Hingga kini, sudah tersedia 12 gedung dan 26 lahan di kab/kota se-Jatim yang siap dikembangkan untuk program ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Jatim Restu Novi Widiani, memberikan pesan kepada para calon siswa ahar jangan bersedih jika harus berpisah sementara dari orang tua. Semua ini untuk masa depan kalian. Raihlah cita-cita setinggi langit.

“Program Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi jembatan untuk pendidikan yang lebih baik, tetapi juga menjadi instrumen transformasi sosial bagi anak-anak dari keluarga miskin di Jatim,” ucapnya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.