Surabaya Diverifikasi untuk Predikat Kota Sehat Nasional 2025

oleh -248 Dilihat
oleh
Kunjungan Tim Verifikator KKS Tingkat Pusat di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya

Surabaya, petisi.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima kunjungan Tim Verifikator Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Pusat di Ruang Sidang Wali Kota, Kamis (25/9/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari proses validasi lapangan untuk penilaian Kota Sehat Tingkat Nasional 2025.

Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa predikat kota sehat bukan hanya simbol atau slogan, melainkan tanggung jawab nyata pemerintah daerah. Menurutnya, mewujudkan kota sehat memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami terus bergerak bersama untuk membangun kota yang sehat dan sejahtera di Kota Pahlawan ini,” ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri juga memaparkan berbagai program unggulan Pemkot. Salah satu yang menjadi prioritas adalah perbaikan sanitasi. Surabaya telah mencapai 100 persen cakupan kepemilikan jamban bagi warganya.

Langkah berikutnya adalah penguatan pengelolaan sampah. Pemkot menargetkan 700 Rukun Warga (RW) aktif memilah sampah langsung dari rumah. Sampah yang sudah dipilah akan diolah di komposter atau TPS 3R sebelum dikirim ke TPA Benowo.

“Sampah tak boleh langsung dibuang ke TPA. Harus diolah lebih dulu di tingkat warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkot tengah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup agar produsen produk yang tidak dapat didaur ulang diwajibkan menanggung biaya pengelolaan sampahnya.

Menurut Eri, esensi kota sehat bukan hanya soal mengobati, tapi mendorong perubahan pola pikir warga tentang hidup sehat. Pemkot juga fokus pada langkah preventif, bukan hanya kuratif, untuk menekan beban biaya layanan kesehatan.

“Kalau makin banyak warga sakit, berarti kita gagal dalam pencegahan. Kami ingin anggaran kesehatan bisa dialihkan ke hal-hal yang lebih produktif, seperti menekan kematian ibu dan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Sobirin, analis kebijakan Kementerian Sosial dan anggota Tim Verifikator KKS Pusat, menyampaikan bahwa penilaian kota sehat mencakup sembilan tatanan, termasuk perlindungan sosial, budaya, sekolah, pasar, dan lingkungan kerja.

“Kami akan lihat langsung, apakah program-program yang disampaikan benar-benar diterapkan atau hanya di atas kertas,” jelasnya.

Tim verifikator akan melakukan kunjungan ke beberapa titik untuk mencocokkan dokumen dan data yang sudah diserahkan dengan kondisi nyata di lapangan. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.