Surabaya, petisi.co – Pemerintah Kota Surabaya akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan SEAMEO CECCEP dan UNICEF melalui inisiatif Child Friendly Cities Initiative (CFCI) pada 22 April 2025. Kesepakatan ini jadi langkah strategis untuk memperkuat program perlindungan anak dan pendidikan anak usia dini (PAUD) secara menyeluruh.
Penandatanganan MoU akan dibarengi peluncuran beberapa program inovatif. Pertama, program “7++ Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang memasukkan dua karakter khas Surabaya—Berani dan Gotong Royong—serta didukung aplikasi pemantauan.
Kedua, program “Kenari” (Kenali dan Deteksi Tumbuh Kembang Secara Dini). Ketiga, peluncuran buku edukatif Amira dan Gadget karya Puspa Srikandi Kota Surabaya. Keempat, program “Rumah Perubahan” untuk anak-anak dengan masalah sosial.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari visinya menjadikan Surabaya rumah terbaik bagi anak-anak.
“Sebagai wali kota dan orang tua, saya ingin memastikan masa depan anak-anak Surabaya terlindungi. Kemitraan ini akan memperkuat pendidikan dan perlindungan untuk mereka,” ujarnya, Minggu (20/4/2025).
Sebagai Ketua APEKSI, Eri menjelaskan bahwa program CFCI akan difokuskan pada lima hal: peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan anak; pelibatan anak dalam pembangunan; penguatan koordinasi antar pihak; peningkatan kesadaran publik terhadap hak anak; serta pemanfaatan data anak yang lebih baik.
Sementara kerja sama dengan SEAMEO CECCEP akan diarahkan untuk peningkatan kapasitas guru PAUD dan orang tua lewat implementasi Modul Gembira—program transisi dari PAUD ke SD.
Bunda PAUD Surabaya, Rini Indriyani, menekankan pentingnya pencegahan dini dalam perlindungan anak.
“Dengan menanamkan nilai keberanian dan gotong royong, kami memperkuat karakter anak Surabaya. Buku Amira dan Gadget jadi salah satu upaya melindungi anak di era digital,” ucap Rini.
Direktur PAUD Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pendekatan Surabaya patut dicontoh kota lain karena menggabungkan nilai lokal dan teknologi pemantauan. (dvd)







