PETISI.CO
Vaksinasi tahap kedua di Kabupaten Pasuruan sudah dimulai.
ADVERTORIAL

Tahap Dua Vaksinasi di Kab Pasuruan Bisa Jangkau 12.500 Orang

PASURUAN, PETISI.CO – Ribuan vaksin Sinovac kembali datang di Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/02). Vaksin-vaksin itu disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi tahap dua.Ribuan orang menjadi sasaran. Selain anggota TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN) serta guru dan wartawan akan menjadi sasaran vaksinasi tersebut.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi menyampaikan, ada kurang lebih 2.500 vial vaksin Sinovac yang sampai di Kabupaten Pasuruan, kemarin. Ribuan vaksin itu disimpan di gedung farmasi yang ada di Dermo, Kecamatan Bangil.

Baca Juga :  Vaksinasi Surabaya Jadi Yang Tertinggi Secara Nasional

Ia menambahkan, selain pendistribusian, rencana vaksinasi juga akan dilakukan di hari yang sama. Pihaknya mencatat, ada ribuan orang yang akan disuntik vaksin di tahap kedua. Mereka berasal dari unsur TNI-Polri, ASN, Satpol PP, guru, serta kalangan wartawan.

Ribuan vaksin tersebut, cukup untuk 25 ribu suntikan. Karena satu vial, memiliki 10 dosis. Dengan jumlah vial yang ada, setidaknya bisa menjangkau 12.500 orang. “Karena vaksinasinya dilakukan dua kali. Sehingga, dengan 25 ribu dosis yang tersedia, bisa menjangkau kurang lebih 12.500 orang,” bebernya.

Baca Juga :  Pasangan AJIB Kecewa Kinerja KPU Kab. Pasuruan

Sosialisai mengenai pentingnya vaksinasi dan kepatuhan melaksana protokol kesehatan (prokes) juga tdiak boleh kendor. Untuk itu Kabupaten Pasuruan juga melibatkan berbagai pihak agar terus melakukan edukasi, salah satunya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Dalam mengoptimalisasi peran KIM, Pemkab Pasuruan juga akan memaksimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“Kita patut bangga dengan eksistensi dan prestasi  teman-teman KIM Kabupaten Pasuruan. Dengan kebanggaan ini pula, KIM harus terus meningkatkan keaktifannya dalam melaksanakan diseminasi informasi ke masyarakat. Baik di website maupun media sosial yang dikelola. Di Tahun 2021 ini, selain melaksanakan pembinaan, kami juga akan memaksimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk sosialisasi KIM. Jadi, teman-teman harus lebih cepat lagi dalam mengolah informasi agar tersampaikan ke masyarakat secara menyeluruh,” kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Syaifudin  Ahmad.(*)

terkait

Pemkab Kediri Ajak Anggota LVRI Nostalgia Mengenang Jaman Perjuangan

redaksi

DPUPR Bidang SDA Magetan Mulai Kerjakan Peningkatan Saluran Irigasi Kajon Nguntoronadi

redaksi

Kesiapan Ketersediaan Material, Berpengaruh Terhadap Sasaran Fisik TMMD Situbondo

redaksi
Open

Close