Taman dan Tahura Belum Dibuka, Ini Tanggapan Komisi A DPRD Surabaya

oleh
oleh
Tahura di Kota Surabaya yang belum boleh dibuka untuk umum

SURABAYA, PETISI.CO – Pemerintah Kota Surabaya hingga kini belum membuka taman kota dan tahura di kota Surabaya. Menangapi hal tersebut Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Imam Syafii menyatakan bahwa ada baiknya fasum tersebut sudah mulai dibuka.

“Kalau kita melihat gitu, apa bedanya antara mall sama taman atau tahura yang boleh dibuka dengan prokes yang ketat,” ungkap Imam saat diwawancarai di ruang Komisi A DPRD Surabaya, Rabu (15/9/2021).

Imam mengakui bahwa dari segi ekonomi memang mall dapat meningkatkan ekonomi secara masif melalui pajak. Akan tetapi, taman dan tahura juga berperan sebagai peningkat imun, yang mana orang-orang tidak harus ke mall untuk mencari hiburan atau sekedar refreshing.

“Karena kalau orang nggak punya, itu kan belum tentu bisa masuk mall, apalagi dengan persyaratan ketat scan, aplikasi peduli lindungi dsb. Taman dan Tahura bisa dibuka tentunya dengan prokes yang juga ketat,” ujarnya.

Anggota DPRD Kota Surabaya, Imam Syafii

Menurutnya, taman lebih aman lantaran tempatnya yang terbuka. Namun tidak semerta-merta, lantaran setiap lokasi taman harus menyesuaikan dengan jumlah pengunjung dan tingkat kewaspadaan protokol kesehatan.

“Malah saya pikir Pemkot juga punya pengalaman bagaimana penerapan prokes di tempat terbuka. Seperti jumlah pengunjung, pengawasan kerumunan itu juga bisa dievaluasi sama halnua dengan bioskop,” kata Imam.

Terlebih lagi, vaksinasi di Surabaya juga tergolong sudah sangat masif dan efektif. Ia juga mengatakan bahwa vaksinasi di Kota Surabaya pada tahap pertama ini saja sudah mencapai diatas 90 persen. Hal ini secara kasat mata pun bisa menjadi lampu hijau untuk pembukaan taman dan tahura.

“Setidaknya taman ini bisa menjadi sarana meningkatkan imun. Ini juga bisa membuat ekonomi orang kecil meningkat dan melajukan kesejahteraan,” pungkas Imam. (dwd)

No More Posts Available.

No more pages to load.