Tangan Nyaris Putus Gara-gara Bersenggolan Saat di Counter HP

oleh -59 Dilihat
oleh
Korban, Aan dalam perawatan medis.
-->

SIDOARJO, PETISI.CO Aan Fahriyanto Ramadhan (24) warga Perum Mekar Asri blok F no 08 Kendari Sulawesi menjadi korban pembacokan yang dilakukan Lingga (35) warga Krian Kab Sidoarjo. Terjadinya pembacokan lantaran dipicu bersenggolan bahu antara korban dan pelaku saat keduanya sama-sama beli paket data di salah satu counter HP yang berada di Dusun Sidowaras, RT 02/RW 01, Desa Kraton, Krian, Kab Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M. Wahyudin Latif mengatakan, korban Aan Fahriyanto dianiaya menggunakan senjata tajam. Saat berada di depan counter HP di Jalan Dusun Sidowaras RT 02/RW 01, Desa Kraton, Kecamatan Krian.

Kejadian bermula saat korban dan pelaku sama-sama membeli paket data di counter tersebut. Dan ketika berada di depan counter, korban berpapasan dan bersenggolan.

“Korban dan pelaku bersenggolan bahu di depan counter HP. Dan terjadilah percekcokan,” ucapnya, Kamis (24/06/21) sore.

Akibat adu mulut itu, sempat terjadi keributan, warga yang kebetulan berada di TKP langsung melerai korban dan pelaku. Usai dilerai warga, korban Aan tetap berada di depan counter. Sedangkan pelaku pulang dengan membonceng anaknya.

“Tak lama berselang, ternyata pelaku kembali ke counter semula, dengan membawa senjata tajam,” ungkapnya.

Pelaku langsung menghampiri korban, dan lantas membacoknya. Karena serangan mendadak itu, korban refleks menangkis dengan tangan kirinya. Akibatnya tangan kiri korban nyaris putus.

Melihat peristiwa itu, warga kembali melerai keduanya. Pelaku Lingga kemudian melarikan diri. Selanjutnya korban yang mengalami luka ditolong warga dan dilarikan ke RS Anwar Medika untuk mendapatkan perawatan medis. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Krian.

“Korban luka parah dan belum bisa dimintai keterangannya. Anggota hanya meminta keterangan saksi di TKP,” terangnya.

Usai olah TKP dan memeriksa beberapa saksi. Pihaknya membentuk dua tim dari Unit Pidum untuk memburu pelaku. Saat ini, pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku dan masih dalam upaya pengejaran petugas.

“Semoga pelaku cepat kita amankan,” pungkas Kompol M. Wahyudin Latif. (try)

No More Posts Available.

No more pages to load.