Tuban, petisi.co – Komite SMK Negeri 1 Tuban menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi tanpa membebani wali murid. Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan informasi simpang siur yang muncul setelah rapat pleno program sekolah, Kamis (11/12/2025).
Kepala SMKN 1 Tuban, Sucipto menyampaikan bahwa rapat koordinasi digelar untuk memaparkan sejumlah rencana peningkatan sarana prasarana yang belum terdanai penuh oleh BOS atau BPOPP. Beberapa kebutuhan tersebut meliputi pavingisasi area parkir, penambahan alat praktik komputer, serta peningkatan kenyamanan ruang kelas.
“Prinsip kami jelas. Sesuai Pergub Jatim No. 8 Tahun 2023 dan Permendikbud 75/2016, penggalangan dana berada pada ranah Komite Sekolah dengan asas gotong royong. Tidak ada paksaan kepada wali murid,” ujar Sucipto.
Ketua Komite SMKN 1 Tuban, Ir. H. Choliq Qunnasich, M.Ap, juga memastikan bahwa hasil rapat tidak menetapkan batas minimal maupun besaran sumbangan yang bersifat wajib.
“Kami luruskan, tidak ada tarif atau nominal yang ditentukan. Sumbangan sepenuhnya berdasarkan kemampuan masing-masing wali murid, seikhlasnya, dan tanpa batas waktu,” jelas Choliq berdasarkan notulen resmi rapat.
Ia menambahkan, fleksibilitas ini diberikan agar orang tua tidak merasa terbebani, sekaligus memberi ruang bagi mereka yang ingin berpartisipasi memajukan sekolah.
Pihak sekolah turut memastikan bahwa siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu, termasuk jalur afirmasi atau Gakin, benar-benar dibebaskan dari kontribusi apa pun.
“Bagi siswa dari keluarga tidak mampu, kami tegaskan tidak perlu memberi sumbangan. Hak pendidikan mereka menjadi prioritas kami tanpa diskriminasi,” imbuh pihak sekolah.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tuban–Bojonegoro, Hidayat Rahman, mengapresiasi langkah SMKN 1 Tuban yang menjaga keterbukaan kepada public. Ia menambahkan bahwa peran serta masyarakat tetap sah selama tidak mengikat.
“Selama mekanismenya sukarela, tidak ada penentuan jumlah, dan tidak ada batas waktu, maka itu sah sebagai partisipasi masyarakat. Kami mendukung sinergi sekolah dan wali murid demi kemajuan pendidikan di Jawa Timur,” ungkapnya.
Dengan penegasan ini, SMKN 1 Tuban meneguhkan komitmen menjaga transparansi, menguatkan kepercayaan publik, serta memastikan peningkatan mutu pendidikan tetap berjalan tanpa memberatkan wali murid. (ric)








