Tuban, petisi.co – Respons cepat Pertamina dalam menangani keluhan warga terkait motor ngadat usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Latifah (42), warga Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding. Ia mengaku motornya tiba-tiba mogok tak lama setelah mengisi Pertalite di salah satu SPBU.
“Saya langsung menghubungi pihak Pertamina dan diarahkan ke Bengkel Budi Motor. Alhamdulillah, pelayanannya cepat sekali, cuma 10 menit sudah beres,” ungkapnya, Senin (03/11/2025).
Latifah pun menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Pertamina yang menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan menunjuk sejumlah bengkel sebagai mitra perbaikan.
“Terima kasih kepada Pertamina dan bengkel yang sudah membantu. Pelayanannya ramah, cepat, dan gratis,” ujarnya dengan senyum lega.
Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bengkel mitra Pertamina di Kabupaten Tuban tampak ramai didatangi konsumen. Mereka datang untuk memperbaiki sepeda motor yang tiba-tiba mogok usai mengisi Pertalite.
Salah satu bengkel yang menjadi rujukan adalah Bengkel Budi Motor di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Semanding. Sejak pagi, para montir terlihat sibuk melayani antrean kendaraan yang mengalami kendala serupa.
Pemilik bengkel, Budi, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan terjadi signifikan dalam beberapa hari terakhir. Rata-rata, mereka mengeluhkan motor tiba-tiba brebet atau mati mendadak setelah pengisian Pertalite.
“Tiga hari terakhir ini makin banyak yang datang. Setelah ada pemberitahuan dari Pertamina kalau bengkel kami jadi mitra resmi, pelanggan langsung mengalir,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, bengkel miliknya resmi ditunjuk sebagai bengkel mitra Pertamina sejak 1 November 2025. Sejak itu, pihaknya memberikan layanan servis gratis bagi kendaraan yang terdampak masalah BBM.
“Setelah motor selesai diperbaiki, pemilik hanya perlu menandatangani formulir keluhan. Semua gratis, tanpa biaya sedikit pun,” jelasnya. (ric)







