PETISI.CO
Barang bukti diamankan petugas.
HUKUM

Warga Sumbermanggis Blitar Bantai Istri dan Anak Sendiri

BLITAR, PETISI.CO Dusun Sumbermanggis Desa Sumberurip Kecamatan Doko digemparkan dengan adanya perbuatan KDRT (Kejahatan Dalam Rumah Tangga) yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga dan anaknya yang masih balita meninggal dunia bersimbah darah.

KDRT ini terjadi di  wilayah  RT 4, RW 5  Dsn. Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kec. Doko, Kab Blitar. Korbannya,  Sri Dewi binti Supriadi (19), ibu rumah tangga dan anaknya Vika Nadhira (7 bulan) meninggal dunia.

Iptu Burhanudin Kabag Humas Polres Blitar kepada Petisi.co mengatakan, dengan meninggalnya ibu dan anak di Desa Sumberurip Kecamatan Doko Blitar,  Polres Blitar telah mengamankan Nardian (38) yang ternyata suami korban.

Pelaku yang masih suami dan juga  ayah dari korban, sekitar 2 hari  mengalami depresi atau gangguan jiwa. Waktu kejadian, tanpa sebab pelaku setelah sholat Isyak mengambil pisau dari dapur dan tanpa berbicara langsung menusuk berkali-kali  ke bagian tubuh korban.

Baca Juga :  Polda Jatim Gagalkan Pengiriman 9 Kg Sabu

Lebih Lanjut Burhan menjelaskan, pada Sabtu (16/2/ 2019) sekira pukul 19.30 Wib  setelah pelaku selesai Sholat isyak sendiri di rumah, pelaku pergi ke dapur dan duduk sendirian, sambil menunggu  saksi Sugeng yang sedang sholat Isyak berjamaah di rumah bersama  Sri Dewi (korban), Vena (anak pelaku & korban), Suparmi (ibu kandung pelaku).

Iptu Burhanudin Kabag Humas Polres Blitar

Setelah selesai sholat, selanjut pelaku berbicara di ruang tamu bersama  Suparmi (ibu kandung pelaku)  sedangkan Sri Dewi (korban) bersama saksi Sugeng dan  Supriadi  (ayah kandung korban Sru Dewi) berbincang-bincang  sambil mau makan malam.

Baca Juga :  Polsek Mojowarno Jombang Obrak Perjudian Remi

Tiba-tiba pelaku dari ruang tamu menuju gudang  di sebelah dapur berdiri sebentar lalu pelaku berjalan menuju dapur diikuti oleh Sri Dewi (korban) sambil menggendong Vika Nadhira (korban anak kandung korban & pelaku).

Pelaku dari dapur sudah membawa pisau  dan  Sri Dewi  mengikuti pelaku sambil  mengingatkan pelaku,  “Buat apa pisau Pak Nar, istifar.”

Tapi pelaku tetap diam sambil mengarahkan pisau ke arah Sri Dewi  yang  sedang menggendong Vika.

Istrinya takut  dan lari keluar rumah sambil teriak-teriak meminta tolong. Di dalam rumah saksi Sugeng dan Supriyadi berusaha menahan dan merebut pisau dari tangan pelaku. Sementara,  Sri Dewi yang mengendong anaknya terkapar bersimbah darah dan nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga :  Kurir Sabu 10 Poket Kena Enam Tahun Penjara

“Begitu pula anaknya yang masih dalam gendongan ibunya juga meninggal dunia karena terkena senjata tajam ayahnya,” jelas Burhanudin.

Dengan adanya kejadian ini Polres Blitar telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur dan dua linggis yang digunakan membunuh oleh pelaku.

Pelaku tindak pidana KDRT  yang mengakibatkan korban (istri & anak)  meninggal dunia sebagaimana diatur dalam pasal  Psl 43 ayat (3) UURI Nomor : 23 tahun 2004 tentang KDRT   dan/atau pasal  338 KUHP.(min)

terkait

Sidang Kasus Jaminan Fidusia, Adven: Pihak Leasing Pernah Survei

redaksi

Dua Tersangka Korupsi Hibah Pemkot Ditahan

redaksi

Gugat Kejati Jatim, Ini Yang Diminta Mantan Plt Dirut PD Pasar Surya

redaksi