Diduga Ada Penyelewengan APBDes 2017, Anggota BPD dan Warga Mengadu Kejari Bojonegoro

  • Kamis, 22 Februari 2018 | 20:55
Diduga Ada Penyelewengan APBDes 2017,  Anggota BPD dan Warga Mengadu Kejari Bojonegoro
Warga saat mengadu ke Kejaksaan negeri Bojonegoro.

BOJONEGORO, PETISI.CO – Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta masyarakat Desa Tembeling Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Kamis (22/2/2018).

Mereka melaporkan adanya dugaan korupsi APBDes Tembeling tahun anggaran 2017 lalu yang dilakukan oleh kades dan perangkat desanya.

Para anggota BPD beserta masyarakat ini kemudian ditemui oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Agung Budi Susetio, S.H.,M.H. Mereka mengadukan tentang dugaan pelanggaran yang mengarah ke tindak pidana korupsi (Tipikor).

Ketua BPD Desa Tembeling Kecamatan Kasiman Suyuti menuturkan, ada berbagai item yang diduga ada penyimpangan, seperti pembangunan lantai paving di salah satu sekolah MTS Desa Tembeling, dalam laporan pertanggungjawaban APBDes tahun 2017 tertulis anggaran mencapai Rp 33 juta lebih.

Padahal menurutnya, jika dihitung sesuai luasan dan harga paving, seharusnya hanya akan memakan biaya sekitar Rp 20 juta.

”Untuk pengerjaannya itu sekolahan sendiri, desa hanya belanja bahan baku,” Kata Suyuti.

Itu adalah salah satu proyek infrastruktur dimana diduga ada penyelewengan anggaran oleh pihak desa.

Karena belum memberikan laporan secara tertulis, pihaknya akan melengkapi laporan ke kejaksaan secara tertulis terkait permasalahan ini.

Sementara itu Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Agung Budi Susetio, S.H.,M.H. mengatakan, kedatangan para anggota BPD Desa Tembeling Kecamatan Kasiman ke Kejaksaan adalah dalam rangka mengadu, belum bisa dikatakan laporan resmi.

Pihaknya telah menyampaikan, jika ingin laporan resmi harus secara tertulis.

”Sudah kita sampaikan, kalau memang benar, buat laporan saja secara tertulis,” ujarnya.

Kata Kasi Intel, sudah ada pihak Inspektorat turun ke Desa Tembeling untuk melakukan pemeriksaan. “Jadi kita tunggu dari pihak inspektorat dulu,” pungkasnya.(bud)

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional