Preman Kampung ‘Rampok’ Nenek Pemilik Warung

  • Rabu, 13 Juni 2018 | 21:06
Preman Kampung  ‘Rampok’ Nenek Pemilik Warung
Mbah Sijem saat ngadu atas kejadian yang menimpanya ketetangga setekah pelaku pergi

PONOROGO,  PETISI.CO – Sial menimpa pasangan suami istri (Pasutri) Jito dan Sijem yang buka warung di depan rumah di Jl Raya Siman – Jabung, tepatnya di depan Gapura kampus ISID. Karena saat itu Sijem diancam orang tak dikenal dan meminta harta milik korban

Kejadian perampokan di warung milik Sijem tersebut terjadi pada Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 11.00 wib. Dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 300 an ribu.

Kejadian perampokan tersebut berawal ketika warung korban yang sejak bulan puasa ini sepi pengunjung. Siang itu datang seorang lelaki parlente. Dan saat itu juga pelaku minta pajek warungnya kepada korban.

Karena korban merasa warung milik dia sendiri dan diatas tanah sendiri ia menolak. Namun pelaku membentak dan bahkan mengancam korban bila tidak dikasih apalagi korban berteriak tak segan -segan pelaku akan melakukan kekerasan dan bahkan pelaku juga memukul meja warung.

“Karena saya takut ia minta uang Rp 300 ribu saya kasih, dari pada ngamuk di warung dan rumah saya. Apalagi suami saya sakit sakitan, nanti kalau dilukai gimana,” kata Sijem (70).

Sijem mengaku merasa ketakutan karena lelaki yang menurutnya bertubuh bersih, ganteng, pakai jam tangan dan juga pakai kaca mata itu bilang ingin majeki warungnya.

“Orang itu bentak-bentak saya, pokoknya ingin majeki warung saya, sambil marah ia sempat makan jajan ringan di warung saya dan bahkan setelah saya kasih uang sambil keluar ia sempat sempatnya ambil minuman sachetan yang menggantung di warung itu ditariknya gitu saja dan bahkan juga saya olokne mas mas sampean poso poso kok tumindak gini, dia jawab, alah kamu omong apa itu,” kata Sijem sembari menirukan pelaku.

Sayangnya korban tidak sempat melihat pelaku baru yang sendirian itu naik motor apa, jadi tidak tahu, yang jelas habis memalak, pelaku ngebut ke atah selatan.

“Dia langsung naik motornya ke selatan, kok tahu kalau saya sendirian dan kok mentolo warung saya sepi malah dipajeki,” pungkasnya.

Kapolsek Siman AKP. Dwi Agus ketika dikonfirmasi mengaku belum ada laporan ke mejanya. “Kok gak lapor ya.. terimakasih mas infonya biar anggota cek TKP,” pungkasnya.(mal)

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

CLOSE
CLOSE

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional