PETISI.CO
dr. Purnomo Hadi, Direktur RSUD Dolopo, Kabupaten Madiun
ADVERTORIAL

Ada Bilik Khusus di RSUD Dolopo

Antisipasi Penularan Covid-19 Tim Nakes

MADIUN, PETISI.CO – Mengantsipasi potensi penularan Covid-19, RSUD Dolopo di Kabupaten Madiun menyiapkan bilik khusus bagi tim tenaga kesehatan saat pergantian alat pelindung diri (APD). Ini menyoal adanya  dokter dan perawat yang tertular Covid-19 saat berada di ruang ganti pakaian APD.

“Kami menyiapkan ruang khusus ganti APD bagi tim tenaga kesehatan. Ada kamar mandinya agar mereka tidak tertular Covid-19. Perawat yang keluar dari ruang isolasi pasien harus dalam kondisi steril,” kata Direktur RSUD Dolopo, dr. Purnomo Hadi, Senin (29/6/2020).

Tidak itu saja, perawat dan dokter juga diberikan asupan makanan dan tambahan vitamin agar ketahanan tubuh mereka bagus sehingga tidak tertular Covid-19 dari pasien.

“Merawat pasien Covid-19 seperti layaknya membuat karya seni yang membutuhkan keuletan, kesabaran dan ketelatenan. Untuk itu membutuhkan inovasi agar para pasien merasa nyaman, tenang sehingga selalu kooperatif mengikuti perintah tim medis,” ujar Purnomo.

Karena membuat pasien nyaman, kata Purnomo, pasien harus dianggap seperti keluarga sendiri. Pasalnya seluruh pasien saat dikarantina berada dalam kondisi psikologi yang tertekan.

Kesadaran yang terbentuk akan membuat pasien menerima, sehingga mereka bahagia terus. Hal itu tentunya pengaruhnya sangat besar bagi imunitas pasien.

Selain itu asupan makanan diberikan variasi, sehingga mereka tidak merasa bosan selama menjalani perawatan di rumah sakit. Tak hanya itu, hiburan seperti televisi juga menjadi penting agar pasien betah saat menjalani masa isolasi.

Ia menambahkan, selain memiliki tempat yang luas, setiap pagi seluruh pasien Covid-19 disenamkan. Dengan program itu terbangun sebuah komunikasi perawat, dokter dan pasien yang baik.

Data pihak RSUD Dolopo menyebutkan, jumlah pasien yang dirawat, hingga saat ini sebanyak 21 pasien positif Covid-19 yang dirawat RSUD Dolopo sejak April 2020, 18 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sisanya tiga orang saat ini masih dirawat intensif di ruang isolasi rumah sakit.

Ketua Tim Penanganan Covid-19 RSUD Dolopo, dr. Fadlia, S.pP, M.Kes menyatakan, pelayanan menjadi salah satu kunci utama penyembuhan para pasien Covid-19. Pasalnya saat berada dalam masa perawatan, pasien Covid-19 membutuhkan motivasi dan suasana hati yang harus senang.

“Suasana hati yang senang membuat ketahanan tubuh paaien akan terus meningkat. Dengan demikian akan mempercepat tingkat kesembuhan pasien Covid-19,” ujar Fadlia.

Fadlia yang sudah menangani 67 kasus Covid-19 menyatakan, awalnya seluruh pasien berkeluh kesah saat akan dikarantina. Mereka membayangkan suasana dikarantina akan serba tidak mengenakan.

“Ternyata setelah disini mereka merasa enjoy. Mungkin ada perbedaan dengan rumah sakit lain dimana ruangan kami lebih luas. Selain itu ada acara senam dan berjemur tiap pagi,” tambahya.(adv/iwe)

terkait

Pemkab Blitar Kirab Tropi Adipura Keliling Kota Wlingi

redaksi

Puasa Ramadhan 1439 Hijriyah

redaksi

Alat Berat Excavator Dioperasikan di Lokasi  Plengsengan TMMD 107

redaksi