PETISI.CO
Anggota komisi III DPRD Bondowoso, Fery Firman Syah saat mengamuk pada kontraktor.
PARLEMEN

Anggota DPRD Bondowoso Mengamuk di Proyek Saluran Irigasi

BONDOWOSO, PETISI.CO – Anggota komisi III DPRD Kabupaten Bondowoso mengamuk saat melihat proyek saluran irigasi di Desa Kejayaan, Kecamatan Pujer, Senin (16/11).

Mereka kecewa terhadap bangunan proyek senilai Rp 144 juta yang sempat viral itu, karena deminsinya dirancang dengan lining beton, akan tetapi lantainya sebagian menggunakan tulangan bilik bambu.

“Ini garapannya bagaimana, kok sampai viral menggunakan bilik bambu. Lho main ya main tapi jangan gitu. Ini uang rakyat kok dipakai mainan,” kata anggota komisi III, Fery Firman Syah dari fraksi partai Demokrat.

Baca Juga :  Enam Anggota Satresnarkoba Polres Dharmasraya Mendapat Penghargaan dari Bupati  

Di samping itu, Fery berang. Pasalnya, lantai bangunan saluran yang seharusnya kuat usai mengering, justru mudah mengelupas ketika dialiri air.

Campuran semen (PC) yang tidak begitu kuat membuat lantainya yang ada di dalamnya begitu mudah untuk mengelupas.

Tak puas dengan kinerja kontraktor, dia merekomendasikan bangunan lantai yang sempat viral itu untuk digali.

Setelah dilakukan penggalian, bilik bambu yang sempat viral itu sudah tidak ada alias diganti kawat besi.

Sekadar diketahui, pelaksana proyek bangunan saluran irigasi di Desa Kejayaan itu, adalah CV. Aulia. (tif)

terkait

Pansus DPRD Jember Mempertanyakan Ketidakjelasan Anggaran Covid-19 senilai Rp 107 M

redaksi

Jelang Coblosan, Pemasangan APK di Wilayah Surabaya Barat Semrawut

redaksi

DPRD Probolinggo Pengayaan Referensi ke DPRD Kabupaten Blitar

redaksi