Surabaya, petisi.co – Bertepatan dengan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan DPRD secara resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Keputusan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menuntaskan masalah banjir di Surabaya.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menyatakan bahwa APBD 2026 merupakan hasil pembahasan mendalam antara Badan Anggaran (Banggar) dan komisi terkait.
“Pengesahan ini adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan APBD yang produktif, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujar Arif Fathoni seusai Rapat Paripurna di ruang kerjanya.
APBD 2026 akan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur strategis, pengendalian banjir yang terintegrasi, serta perluasan jaring pengaman sosial. Alokasi khusus juga disiapkan untuk pemberdayaan Gen Z, perluasan Beasiswa Pemuda Tangguh, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni.
“Tujuannya adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi baru dan menurunkan angka kemiskinan,” tegasnya
Selain itu, isu banjir menjadi perhatian utama, terutama dengan datangnya musim hujan. Proyek pengendalian banjir akan terus berjalan hingga 2027, dengan prioritas pada pembangunan saluran baru, yudit, dan rumah pompa besar.
“Pengendalian banjir adalah misi jangka panjang karena Surabaya berada di daerah kantong air,” jelas Fathoni
Namun, infrastruktur saja tidak cukup. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga menjadi kunci.
Legislator Partai Golkar ini mendorong Pemkot untuk menggandeng influencer dan pegiat media sosial dalam membangun budaya malu di masyarakat terkait kebersihan lingkungan.
“Kita hidup di era algoritma, dan kreator konten punya pengaruh besar. Libatkan mereka untuk kampanye kebersihan sungai,” sarannya.
Arif Fathoni juga mengusulkan pemberian apresiasi bagi warga yang melaporkan pelanggaran lingkungan. APBD Surabaya 2026 diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru dan perubahan dalam tata kelola kota, membangun infrastruktur fisik serta karakter warga untuk menjaga lingkungan. (joe)







