Apel Gabungan Ops Ketupat Semeru 2026, Polres Magetan Terjunkan 800 Personil

oleh -14 Dilihat
oleh
Kapolres Magetan didampingi unsur forkopimda saat meninjau personil gabungan

Magetan, petisi.co – Polres Magetan resmi memulai pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dengan menggelar Apel Gelar Pasukan. Berlangsung di halaman Mapolres Magetan, pada Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya kesiapan pengamanan menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Apel tersebut melibatkan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda Kabupaten Magetan, termasuk Ketua DPRD Magetan, Suratno.

Dalam operasi pengamanan tahun ini, Polres Magetan menyiagakan sekitar 800 personel gabungan. Selain itu, juga didirikan 6 pos pengamanan, 2 pos pelayanan, dan 1 pos pelayanan terpadu yang akan beroperasi selama 13 hari guna memastikan kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum libur Lebaran 2026.

Menurutnya, selain menyambut Hari Raya Idul Fitri, pada periode yang sama juga bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu sehingga diperlukan pengamanan maksimal.

“Kami dari kepolisian bersama TNI dan seluruh stakeholder terkait siap all out memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” jelas Kapolres.

Ia menambahkan, Kabupaten Magetan merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi saat libur panjang. Salah satu titik wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung adalah kawasan Telaga Sarangan.

“Diperkirakan puluhan ribu masyarakat akan berkunjung ke Magetan, khususnya di titik-titik wisata seperti Telaga Sarangan dan lainnya. Jika keamanan bisa dikelola dengan baik tentu akan berdampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” imbuhnya.

Selain pengamanan lalu lintas dan wisata, pihak kepolisian juga mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi mengingat curah hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah.

“Kita melihat di beberapa titik terjadi longsor dan sebagainya. Karena itu seluruh unsur termasuk BPBD, TNI dan Polri telah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi bencana selama libur Lebaran,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat 110 atau hotline BPBD apabila terjadi bencana maupun kondisi darurat lainnya, agar petugas dapat segera memberikan bantuan di lokasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Magetan Suratno menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh stakeholder dalam memastikan keamanan masyarakat selama masa mudik.

Menurutnya, kesiapan tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga melibatkan sektor kesehatan, penanggulangan bencana, hingga organisasi masyarakat yang turut membantu pengamanan.

“Insya Allah Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Fitri ini dapat berjalan lancar sehingga Magetan tetap kondusif, aman, dan mudik berjalan lancar,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan pengamanan Lebaran tahun ini dapat sejalan dengan slogan yang disampaikan Kapolri, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman dan Magetan tetap sejahtera. (mas)

No More Posts Available.

No more pages to load.