PROBOLINGGO, PETISI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo melakukan pemaparan tentang Data-Data Kemiskinan Kabupaten Probolinggo. Paparan data kemiskinan ini dihadiri oleh Pj. Bupati Probolinggo Ugas Irwanto didampingi oleh pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Kepala BPS Kabupaten Probolinggo, Firman Bastian dalam paparannya menerangkan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut garis kemiskinan.
Dari hasil Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Probolinggo dilihat pada bulan Maret 2024 mencapai 16,45 persen, sedangkan di tahun 2023 penduduk miskin mencapai 17,19 persen, artinya penduduk miskin di Kabupaten Probolinggo telah mengalami penurunan yaitu sebesar 0,74 persen.
“Ada program lanjutan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo meskipun belum dirumuskan, agar supaya kemiskinan di Kabupaten Probolinggo terus mengalami penurunan secara signifikan yaitu dengan cara memberikan bantuan bagi masyarakat miskin,” terang Firman.
Pj Bupati Ugas menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus berupaya menangani dan menurunkan kemiskinan. Tentunya seluruh OPD di Kabupaten Probolinggo selalu bersinergi dan memiliki tujuan yang sama yaitu ingin mengatasi kemiskinan di Kabupaten Probolinggo.
Selain fokus pada kemiskinan, Pemkab Probolinggo juga fokus pada gizi buruk pada anak (stunting). Jadi, masalah-masalah yang ada di Kabupaten Probolinggo ini perlu ditangani sekaligus berupaya memberikan solusi-solusinya.
“Langkah-langkah kedepan untuk menurunkan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo yaitu program-program yang sudah kita lakukan untuk lebih ditingkatkan aktivitasnya, salah satunya pemberian bantuan kepada masyarakat miskin,” ujarnya. (reb)







