PKM Boyolangu Adakan Pelatihan Penyiapan PMT Lokal, Ini Sasaran dan Tujuannya

oleh
oleh
Puskesmas Boyolangu adakan pelatihan Penyiapan PMT Lokal selama dua hari di ruang pertemuan 26-27 Juli 2024

TULUNGAGUNG, PETISI.COPenyiapan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Lokal merupakan proses pengolahan bahan makanan menjadi menu makanan tambahan yang sesuai dengan nilai gizi dan standar porsi untuk ibu hamil dan balita dengan masalah gizi, termasuk didalamnya proses distribusi, pemantauan pertumbuhan selama pemberian PMT Lokal oleh kader ke sasaran.

Kepala Puskesmas (Kapus) Boyolangu, Yulaikah, SST., M. Kes., menyampaiakan, dalam pelaksanaannya perlu diadakan pelatihan dalam penyiapan pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal (PMT Lokal).

“Dengan tujuan mempersiapkan Tim Pelaksana Desa yaitu kader dan TP-PKK Desa agar pelaksanaan PMT Lokal dapat berjalan dengan baik sesuai dengan petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan,” sambungnya melengkapi, Jumat (26/7/2024).

Menurutnya, kegiatan tersebut sudah dilaksanakan selama 2 hari yaitu Hari Rabu-Kamis, 26-27 Juni 2024 bertempat di Ruang Pertemuan UPT Puskesmas (PKM) Boyolangu.

Lebih lanjut Kapus Boyolangu ini menerangkan, yang melatar belakangi diadakan kegiatan penyiapan PMT lokal itu dari berdasarkan PMK Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan Tahun Anggaran 2024 serta Perdirjen Kesehatan Masyarakat Nomor HK.02.02/8/1622/2023 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal bagi Ibu Hamil dan Balita.

“UPT Puskesmas Boyolangu mendapat alokasi dana untuk melaksanakan kegiatan Pemberian PMT Berbahan Pangan Lokal di Tahun 2024 dengan sasaran sejumlah 50 balita dengan maksimal pemberian selama 56 hari dan ibu hamil sejumlah 39 ibu hamil dengan kurun waktu pemberian maksimal 120 hari,” tuturnya.

Adapun sasaran yang berhak memperoleh makanan tambahan tersebut yaitu, Balita dengan masalah gizi tanpa redflag antara lain: tidak naik BBnya saat penimbangan baik dari bulan lalu maupun dari bulan-bulan sebelumnya (T/2T), Balita dengan berat badan kurang atau sangat kurang (BBK/BBSK), Balita dengan status gizi kurang (Gizi Kurang).

“Kemudian Ibu hamil yaitu, Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dengan atau tanpa masalah gizi lainnya, Ibu hamil Risiko KEK dengan atau tanpa masalah gizi lainnya,” imbuhnya.

Kegiatan pelatihan penyiapan PMT lokal bagi Kader dan TP PKK Desa dengan peserta sejumlah 53 orang meliputi: Ketua TP-PKK Desa, Kader Desa, Penyedia, Bidan Desa, Petugas promosi kesehatan dan petugas kesehatan lingkungan, dan Dokter Umum Puskesmas.

Kegiatan tersebut secara umum bertujuan untuk memberikan informasi tentang proses penyiapan PMT Lokal Tahun 2024. Sedangkan Tujuan khususnya adalah, Memberikan informasi terkait alur pelaksanaan PMT Lokal di Desa, Memberikan pelatihan pengolahan makanan tambahan yang sesuai dengan nilai gizi dan standar porsi untuk ibu hamil dan balita dengan masalah gizi, Mempersiapkan Tim Pelaksana Desa untuk kegiatan PMT Lokal Tahun 2024.

“Dengan diadakan kegiatan itu, diharapkan seluruh lintas sektor di wilayah kerja UPT Puskesmas Boyolangu memahami alur pelaksanaan kegiatan PMT Lokal dengan baik sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya. (par)

No More Posts Available.

No more pages to load.