SIDOARJO, PETISI.CO – Pemilu yang diselenggarakan serentak di seluruh lndonesia, 17 April 2019 lalu, sudah selesai dan secara umum berjalan lancar.
Di Lapas kelas l Surabaya di Porong yang dihuni sekitar 2.626 tahanan berbagai kasus, telah menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara yang baik, untuk menentukan pemimpin yang akan memimpin lndonesia lima tahun kedepan, baik itu pilihan legislatif (pileg) ataupun pilihan presiden (pilpres).
Taufik Setiawan, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.PLP) Lapas kelas l Surabaya di Porong saat ditemui petisi.co di ruangan kerjanya mengatakan, pemilu serentak yang dilaksanakan di Lapas kelas l Porong berjalan aman, lancar dan kondusif.
Di Lapas kelas l Surabaya di Porong ini langsung di-backkup pengamanan sekaligus dipantau langsung dari Kakanwil, Kodim, Polresta Sidoarjo, Polsek Porong, HAM serta Ombusman.

Masih kata Taufik, untuk Lapas kelas l Surabaya di Porong dibagi ada empat TPS, yaitu TPS 26, 27, 28 serta 29. “Kebetulan saya kemarin jaga sekalian memantau langsung di TPS 27,” ujarnya.
setelah itu, coblosan sekitar pukul 01.30 WIB semua kotak suara di Lapas kelas l Surabaya di Porong dibawa ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Porong.
“Anehnya, waktu pemilu kemarin tidak ada saksi yang hadir, baik itu saksi dari partai politik maupun saksi dari calon presiden,” ungkapnya.(war)






