Digelar di Malang, Peserta Kejurnas Finswimming Mengalami Penurunan

oleh -919 Dilihat
oleh
Mirza saat memberikan keterangan pers

Surabaya, petisi.co – Kejuaraan Nasional (kejurnas) Finswimming rutin tiap tahun tak lagi diselenggarakan di Surabaya. Pengprov PSSI Jatim mengalihkan penyelenggaraan kejurnas memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) ini ke Malang pada 15-17 Nopember.

Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqin menjelaskan pemindahan lokasi pertandingan kejurnas Finswimming piala Gubernur Jatim 2024, karena venue Kolam Renang Dispora Jatim di Surabaya sedang dalam masa perbaikan. Hingga kini renovasi belum tuntas.

“Karena belum selesai, tentu tak bisa dipakai untuk pertandingan. Nanti akan kita evaluasi setelah penyelenggaraan di Malang, apakah perlu dilaksanakan di daerah lain atau dikembalikan lagi di Surabaya,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Senin (11/11).

Pertimbangan lain dilaksanakan di Malang, yaitu fasilitas kolam renang yang memadai dan penginapan yang cukup. “Kolam renang yang dipakai untuk kejurnas ini sebagai antisipasi turun hujan. Di Malang, penginapannya juga banyak,” ungkapnya.

Pemindahan lokasi kejurnas ini, diakui Mirza, berdampak pada penurunan jumlah peserta. Jika tahun lalu diikuti 987 peselam, tahun ini diikuti oleh 932 peserta. Jumlah provinsi dan kabupaten/kota juga mengalami penurunan.

Ratusan atlet tersebut, berasal dari 12 provinsi dan 60 kab/kota. 12 provinsi yang ikut, diantaranya provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Timur, Papua, DI Yogjakarta, DI Aceh dan tuan rumah Jawa Timur. ” Kalau tahun lalu diikuti 11 provinsi,” tegasnya.

Adapun yang dipertandingkan dalam kejurnas tersebut antara lain, kelompok Senior A umur 18 tahun ke atas, Junior B umur 16-17 tahun, Junior C umur 14-15 tahun, Junior D umur 12-13 tahun, Junior E umur 10-11 tahun dan Junior F umur 9 tahun ke bawah.

“Kategori Surface dari 400m, 200m,100m dan 50m, nomor Apnea 50m, nomor Bifin ada 50m, 100m, 200m dan 400m. Namun ada satu nomor dari tahun lalu yang tidak dipertandingkan yaitu 800 meter Surface karena pesertanya relatif sedikit. Usai PON, biasanya atlet senior tidak ikut,” katanya.

Direktur Utama PT Jatim Grha Utama itu berharap dengan digelarnya Kejurnas Finswimming Piala Gubernur Jatim ini seluruh atlet khususnya dari Jatim bisa semakin siap jika ada kegiatan olahraga multievent.

“Harapannya adalah pada kegiatan-kegiatan yang multieven menjadi semakin lebih siap. Harapan yang utama adalah atlet-atlet Jatim itu semakin menyiapkan dirinya tidak hanya sekedar menjadi jago kandang, tapi meraih medali yang lebih tinggi lagi di tingkat internasional,” tutur Mirza. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.