Dinas Kopindag Sampaikan Pasar Kota Malang Tersedia Fasilitas Cuci Tangan

oleh
oleh
Hand sanitiser siap ditempatkan dibeberapa titik pasar di Kota Malang

MALANG, PETISI.CO – Informasi warga bahwa di pasar kota Malang belum tersedia sarana cuci tangan, Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Kopindag) kota Malang, Wahyu Setianto membantah tegas hal tersebut.

“Bisa jadi (warga dimaksud, red) belum jalan-jalan secara menyeluruh ke dalam pasar. Karena kami telah menyediakan hal tersebut, karena ini kan juga bagian penting,“ ujar Wahyu.

Diutarakan oleh pejabat eselon IIB yang gemar olah raga tenis ini, terinci beberapa wastafel portable dari bantuan Pertamina di Kota Malang telah terpasang di Pasar Sukun, Pasar Oro-oro Dowo, Pasar Gadang lama, Pasar Bunul,  Pasar Klojen.

Wastefel portable bantuan Grab telah terpasang di  Pasar Madyopuro,  Pasar Kedungkandang, Pasar Sawojajar, Pasar Bareng, Pasar Kasin,  Pasar Tawangmangu, Pasar Lesanpuro, Pasar Kotalama.

Wastafel portable bantuan Poltek (langsung ke Diskopindag) terpasang di  Pasar Induk Gadang, Pasar Wilis, Pasar Nusakambangan, Pasar burung splendid, Pasar Mergan, Pasar Blimbing, Pasar Baru Barat, Pasar Baru Timur, Pasar Embong Brantas.

Wastafel portable dari Gojek (langsung ke pasarnya) terpasang di Pasar Klojen, Pasar Oro-oro Dowo.

Ditambahkan Wahyu Setianto, Pasar Besar ada 10 pintu masuk sudah ada tempat cuci tangannya.

Ditempat Terpisah, Walikota Malang Sutiaji menanggapi munculnya lansiran di sosial media atas gerakan “Koin untuk Tong Cuci Tangan”, menegaskan,  hak setiap publik untuk menyampaikan sebuah gagasan.

“Seyogyanya ada konfirmasi dan gali informasi ke Perangkat Daerah yang menangani dan membidangi, apakah kondisi di lapangan seperti itu. Bagi Pemkot, partisipasi dan peran publik itu penting, tentu bersifat produktif. Khusus berkaitan dengan pandemic covid 19, sejak awal sudah saya tekankan dan langsung saya advokasi ke pasar untuk memperhatikan protokol terkait dengan C19 itu. Di antaranya penyediaan sarana cuci tangan, hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh, penempatan bilik Sico (Sikat Corona), pengaturan jarak layanan, penyemprotan disinfektan dan penggunaan masker,“ ujar Sutiaji.(mz/clis)

No More Posts Available.

No more pages to load.