Petisi
Peserta sedang mengikuti materi bimtek tanaman jagung
PEMERINTAHAN

Dinas Pertanian Sijunjung Gelar Bimtek Petani Jagung

SIJUNJUNG, PETISI.COBimbingan Teknis (Bimtek) petani jagung untuk peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan tahun anggaran 2019 Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung digelar di Jorong Kamang Makmur Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (15/03/2019).

Hadir dalam acara tersebut Ismon Lenin BPTP Sumbar, Neng Wisma Utami Kabid TPH, Lismarwati Kasi Produksi TPH, Harfiati Kasi Pasca Panen TPH, Iwan Kurniawan BPP Kamang 6 orang PPL  serta Petani peserta Bintek timpeh 4,5,6 dan 7 Kunpar, air Amo, kurang lebih kurang 50 orang.

Ismon Lenin BPTP Sumbar, budi daya jagung harus sesui dengan Standar Operasi Prosedur yang harus di lalui oleh petani agar mendapat hasil yang sesuai dengan harapan yaitu produksinya meningkat sesuai standar.

“Rawat dan jaga semua tanaman dengan baik agar hasilnya dapat maksimal,” ujar Ismon.

Neng Wisma Utami, Kabid Tanaman Pangan Holtikultura (TPH) yang sekarang mengemban tugas baru di Bidang Pengembangan Air minum dan penyehatan lingkungan permukiman. Pada akhir tugas saya di Dinas Pertanian menyampaikan persoalan yang dihadapi petani pasca panen adalah mutu jagung dari Kadar air, kualitas bulir harus sesuai dengan ketentuan permintaan pembeli agar harga bisa didongkrak sehingga keseimbangan harga jagung di tingkat petani dapat bersaing dengan baik dan sehat.

Wahono petani warga Dusun 3 Jorong Kamang Makmur menyampaikan program perluasan penanaman jagung seharusnya disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Program Dinas Pertanian varitas JH setelah ditanam oleh masyarakat hasilnya sangat mengecewakan dan sangat merugikan petani, untuk itu petani menginginkan bibit Jagung unggul Pioneer, P32,Bisi 2, gak  mau JH 27 karena benih jagung ini produksinya sangat rendah dan petani merugi. (gus)

 

terkait