Gegara Pandemi Covid-19, Pemkab Bondowoso Meniadakan Seleksi CPNS

oleh -141 Dilihat
oleh
Ilustrasi.

BONDOWOSO, PETISI.CO – Gegara Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Jawa Timur, menolak untuk rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021.

Penolakan tersebut, disampaikan oleh Pj Sekda Bondowoso, Soekaryo, ketika menjawab pertanyaan dari Badan Anggaran, mengenai tes CPNS.

Menurut Soekaryo, di Kabupaten Bondowoso mendapatkan alokasi kuota calon Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 2.156 terdiri atas 337 CASN dan 1.819 PPPK tahun 2021.

“Dengan rangkaian seleksi ini berpengaruh pada belanja pegawai dan kemampuan keuangan daerah. Untuk itu seleksi CPNS kami tiadakan,” jelasnya.

Dikutip dari salah satu media online, Selasa (25/5/2021), rencana penolakan terhadap rekrutmen CPNS ini mendapatkan perlawanan keras dari Ketua DPRD Bondowoso, Achmad Dhafir.

Jika penerimaan CPNS ditiadakan maka akan berdampak buruk bagi pemerintah daerah.

“Sebab, pemerintah pusat akan memberikan sanksi. Selain itu tidak akan memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk membuka penerimaan CPNS lagi di tahun yang akan datang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pemerintah daerah untuk meniadakan seleksi tes CPNS merupakan langkah yang kurang tepat. Masalah refocusing saat ini memang menjadi salah satu alternatif pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19 dengan mengurangi beberapa program.

Namun demikian, meniadakan seleksi CPNS sangat tidak tepat karena masyarakat saat ini sangat membutuhkan pekerjaan. Bahkan, harapan masyarakat untuk mengabdi pada negara melalui jalur pemerintahan masih sangat tinggi.

“Yang jelas pemerintah pusat tidak ujug-ujug mengadakan atau memberikan jatah CPNS untuk Bondowoso. Tentu semua itu berdasarkan usulan pemerintah daerah,” katanya sambil mengimbuhkan, bagaimana mungkin pemerintah daerah yang dahulu mengusulkan kemudian oleh pemerintah pusat diterima dan disediakan. Kemudian ditolak.

“Ini masyarakat banyak yang ingin menjadi abdi negara,” pungkasnya. (tif)

No More Posts Available.

No more pages to load.