PADANG, PETISI.CO – Ketua Umum dan Sekjen Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Break Coffe Night sambil memberikan penjelasan tentang Legalitas Organisasi sesuai dengan AD dan ART terkait dengan polemik dualisme kepengurusan DPP di Hotel Pangeran City Padang Sumatera Barat, Kamis (25/04/2019).
Hadir dalam acara ini Ir Gulat Medali Emas Manurung MP Ketua Umum Rino Afrino ST MM Sekjen Dalkaren Rusli SE Wasekjen Jhon Nasri Plt DPW Apkasindo Sumbar, Afrizal Kirun Ketua Panitia Pelaksanan Muswil Bagus Budi Antoro MPd sekretaris Jufri M Nur SE MM Bendahara serta pengurus DPD Apkasindo se sumatera Barat.
Ir Gulat Mendali Emas Manurung Ketua Umum menyampaikan, pada prinsipnya dalam mengurus organisasi Petani Kelapa Sawit pernah terjadi kecelakaan pada saat melaksanakan Munas Apkasindo pada tanggal 27 -28 Pebruari 2019 di Hotel Orchid Jakarta, yang tidak memenuhi ketentuan AD maupun ART.
Dan itu dianggap tidak ada, kemudian dengan meminta pendapat para ahli organisasi, diadakan Munaslub untuk perbaikan dengan mempertimbangkan pendapat para sesepuh dan agar tidak terjadi Kecacatan seumur hidup dalam berorganisasi, maka diadakanlah Munaslub di Medan selama 2 hari dari tanggal 24-25 Maret 2019 di Inna Prapat Resort.
Terpilihlah secara aklamasi oleh utusan 17 DPW hadir dari 22 DPW di Indonesia, yaitu Ir Gulat Medali Emas Manurung MP sebagai Ketua Umum dan RIno Afrino ST MM Sekjen dan Munaslub ini memenuhi ketentuan AD/ART Organisasi Apkasindo.
“Setelah terpilih sebagai Ketua Umum Apkasindo, saya dan Pengurus DPP melakukan Program Aksi dengan mendatangi Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian untuk silaturrahmi serta membentuk Dewan Pembina yang diketuai oleh Jendral TNI (Pur) Muldoko,” ujar Gulat.
Lebih lanjut Gulat menyampaikan, seluruh pemangku kepentingan dikunjungi, termasuk semua pengurus lama.
“Kami ajak membangun dan membesarkan organisasi Petani Kelapa Sawit yang mempunyai Pengurus Wilayah di 22 Provinsi se-Indonesia, agar petani kelapa sawit semakin maju dan sejahtera.”
Menurutnya, semoga dengan keterangan ini bisa menjadi pencerah kepada para Pengurus DPD Apkasindo Sumbar tentang legitimasi Kepengurusan DPP saat ini.
“Dan tidak ada dua kepengurusan seperti di polemikan oleh beberapa oknum dan Muswil Apkasindo ke 4 Sumbar harus tetap berjalan, karena sesuai dengan AD/ART organisasi,” tutup Gulat didampingi Jhon Nasri Plt DPW Sumbar.(gus)







