Surabaya, petisi.co – Anggota Komite III DPD RI Lia Istifhama menilai penetapan Hari Komedi Nasional pada 27 September yang bertepatan (HKN) dengan hari lahir komedian legendaris Bing Slamet, sudah tepat. Ini menandakan bahwa sejarah perfilman melalui kehangatan komedi telah dimiliki bangsa ini.
“Kita harus bangga dan seyogyanya meneladani, disebabkan perfilman yang memberikan nuansa edukasi cerdas, penting bagi industri seni negeri ini,” ujarnya dalam siaran persnya kepada petisi.co, Senin (21/7/2025).
Senator asal Jawa Timur (Jatim) ini menyebut para Komedian memberikan nuansa hangat dan ceria untuk bangsa ini. Hadirnya mereka sangat penting untuk menjaga keberlangsungan bangsa.
“Salah satu pondasi penting menjaga cinta kasih generasi penerus bangsa adalah bagaimana kita mengajarkan mereka dalam lingkungan sosial yang damai dan senyum bahagia melalui guyonan hangat yang mengedukasi,” katanya.
Menurut Ning Lia, sapaan akrabnya, dunia seni salah satu preferensi yang diminati secara global. Maka jika kita ingin Indonesia semakin go to global, perfilman lah salah satu ruang yang harus diberikan atensi khusus.
Perfilman yang sehat adalah yang menyuguhkan tontonan sehat, yaitu komedi hangat. “Tidak perlu adegan sadis atau gore berdarah-darah hanya karena ingin memacu adrenalin, tapi kita sendiri tidak mampu menebak sejauh mana dampak psiko sosial para penonton, terutama anak-anak,” tandasnya.
Hari Komedi Nasional adalah hari yang diusulkan untuk diperingati setiap tanggal 27 September, bertepatan dengan hari lahir legenda komedi Indonesia, Bing Slamet. Usulan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap dunia komedi dan para komedian di Indonesia, serta menjaga kesehatan mental masyarakat melalui hiburan.
Selain komedian dan DPD RI, dukungan serupa diberikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan anggota legislatif lainnya, seperti Denny Cagur dan Eko Patrio (DPR RI), serta para pembina Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI). (bm)






