Surabaya, petisi.co – Pengamat poliitik Rocky Gerung akan menghadiri forum Pandu Negeri Public Lecture Series #001. Kehadirannya sebagai pembicara utama dalam forum ini untuk menghadirkan diskursus kritis tentang kemanusiaan, solidaritas, dan arah peradaban kota dalam konteks kebangsaan.
Kegiatan tersebut, digelar di Balai Pemuda, Surabaya, Sabtu (17/1/2026). “Forum bertajuk Spirit of Humanity and Human Solidarity dirancang sebagai ruang refleksi bersama atas relasi antara kota, manusia dan negara,” kata Ketua Penyelenggara Pandu Negeri Public Lecture Series, Seno Bagaskoro, Kamis (15/1).
Menurutnya, kehadiran Rocky Gerung penting, karena dia konsisten mengingatkan bahwa kota bukan sekadar ruang pembangunan, tetapi ruang etika. Dari kota, nilai kemanusiaan dan watak kebangsaan diuji dalam praktik sehari-hari.
Sedangkan Surabaya dipilih sebagai kota pertama dalam rangkaian Public Lecture Series yang akan digelar di berbagai daerah setiap tanggal 17. Pemilihan ini dimaksudkan untuk menghidupkan kembali ruang-ruang publik sebagai tempat pertukaran gagasan yang terbuka dan relevan dengan pengalaman warga.
“Surabaya kami pilih sebagai titik awal. Harapannya, ruang-ruang publik di kota-kota lain juga dapat terus diisi dengan ide, percakapan, dan masukan yang kontekstual dengan tantangan zaman,” ujarnya.
Di tengah situasi geopolitik global yang penuh ketegangan dan ketidakpastian, Seno menyebut publik semakin merindukan kepemimpinan yang berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
“Forum ini kami posisikan sebagai jembatan gagasan antara rakyat dan para pemimpin. Bukan untuk saling menggurui, tetapi untuk saling memahami arah bersama dan membangun kepekaan sosial,” jelasnya.
Selain menghadirkan Rocky Gerung sebagai pemateri utama, diskusi publik ini menampilkan pembicara lain dengan latar belakang pemikiran dan pengalaman yang saling melengkapi. Yakni Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini dan pengamat politik Airlangga Pribadi.
Dengan mempertemukan filsuf, akademisi, dan pemimpin daerah dalam satu panggung, Pandu Negeri Public Lecture Series diharapkan memantik percakapan publik yang hidup, kritis, dan relevan dengan persoalan kemanusiaan di perkotaan hari ini.
‘Kehadiran para pembicara tersebut diharapkan memperkaya dialog antara gagasan, praktik kebijakan, dan realitas sosial di ruang kota. Acara ini terbuka untuk umum dan mengundang publik hadir, mendengar, serta ikut berpikir bersama,” tambah Seno. (bm)






