PETISI.CO
Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bangkalan Dr. Ir. Tamar Djojo MM,
PERISTIWA

Ketua Muhammadiyah Bangkalan Tolak Keras People Power

Himbau Para Elite Politik untuk Semakin Santun

BANGKALAN, PETISI.CO – Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bangkalan Dr. Ir. Tamar Djojo MM, menanggapi wacana pengerahan massa alias people power setelah pemungutan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut dia, yang terpenting saat ini adalah upaya-upaya rekonsiliasi yang diharapkan mampu meredam tensi politik nasional.

“Saya percaya, bangsa Indonesia dan para elite bangsa itu semakin hari akan semakin mengarah pada rekonsiliasi, kerukunan dan persatuan. Di sana-sini, ada perbedaan itu terus diusahakan agar masing-masing berdialog,” kata Tamar Djojo.

Dalam kesempatan itu, Tamar Djojo juga mengimbau para elite politik di negeri ini untuk semakin santun. Mereka juga hendaknya menunjukkan keteladanan yang baik (uswatun hasanah).

“Saya percaya bahwa jiwa kenegarawanan itu akan menjadi karakter kolektif elite di Indonesia,” tambahnya.

Wacana pengerahan masssa disuarakan sebagai wujud protes terhadap penyelenggaraan Pilpres 2019. Di media sosial, umpamanya, cukup marak ajakan people power dalam beberapa pekan terakhir.

Sejumlah kalangan sudah menyuarakan ketidaksepakatan atas atas wacana itu. Menurut Tamar, aksi turun ke jalan pasca-Pilpres tidak perlu dan bahkan tidak ada gunanya.

Aksi seperti itu, lanjut Tamar, jika dilakukan akan menyebabkan kegaduhan. Baginya, saat ini masyarakat harus menunjukkan kepada dunia internasional, betapa umat Islam di Tanah Air sukses menjalankan pesta demokrasi.

Pihaknya bahkan menyebut, umat Islam di Indonesia agar tak bernasib seperti kaum Muslimin yang menghuni wilayah Arab saat ini. “(Selama) 40 tahun (terakhir) perang,” ujarnya.

Tamar juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan perdamaian. Pihaknya berharap, siapapun yang memenangkan Pilpres, maka itulah presiden selanjutnya bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Harus kita terima dengan dewasa, lapang dada, berbesar hati. NU percaya pada KPU, Bawaslu, TNI dan Polri,” pungkas Ketua Muhamadiyah Bangkalan Dr. Ir. Tamar Djojo MM, Selasa (14/5/2019). (bah/hum)

 

terkait

PWNU: Ponpes Siap Tampung Pendidikan Anak Perantau Jatim dari Wamena

redaksi

Diduga Depresi, Kakek Asal Sidomulyo Blitar Gantung Diri

redaksi

Kodim 0815 Mojokerto Gelar Uji Terampil Perorangan

redaksi